25 radar bogor

Penyelenggara Bimtek Bantah Kejari yang Menginisiasi: Mereka Narasumber

Sebanyak 222 kepala desa (kades) pemenang Pilkades Serentak 2019, Kabupaten Bogor dilantik. (Radar Bogor/ Hendi Novian)

CIBINONG-RADAR BOGOR, PT Meraki Management Indonesia, sebagai penyelenggara Bimtek kepala desa se-Kabupaten Bogor angkat bicara.

Mereka mengaku, bimtek yang diikuti kades se-Bogor dengan membayar Rp 10 juta itu bukan diinisiasi oleh Kejari Bogor. Bimtek tersebut murni inisiasi dari PT Meraki Management Indonesia.

Baca juga: Diduga Selewengkan Anggaran, Dua Kades Diperiksa Kejari

“Gak ada kejaksaan, gak ada aku kenal kejaksaan penawaran itu kepala desa langsung ya. Ini tidak ada pemaksaan,” kata CEO PT Meraki Management Indonesia, Ismail Marzuki saat dihubungi Radar Bogor, Jumat siang (8/12/2023).

Ismail memaparkan, Kejari Kabupaten Bogor hanya sebagai tamu undangan dalam bimtek tersebut. Begitupun dengan Pemkab Bogor, dan inspektorat.

“Kalau ditanya kejaksaan, kan judul saya penyuluhan hukum. Saya konfirmasi Kejari sebagi tamu undangan narasumber. Begitupun Pemda. Termasuk inspektorat. Kalau inisiasi (Kejari) gak ada,” tukasnya.

Diberitakan Radar Bogor sebelumnya, kabar Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Bogor, akan di kumpulkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor di Ibis Hotel TSM Bandung, ramai dikalangan masyarakat Bogor.

Kabar itupun diduga berkaitan dengan banyaknya kepala desa di Kabupaten Bogor, yang dipanggil oleh Kejari beberapa waktu kebelakang.

Tidak hanya itu, dari informasi yang beredar dikalangan masyarakat, para Kades ditarik iuran sebesar Rp 10 juta setiap kepala desa demi suksesnya agenda tersebut.

Radar Bogor mencoba menelusuri kabar tersebut kepada sejumlah kepala desa yang ada di Kabupaten Bogor.

Dari hasil penelusuran, para kepala desa mengaku benar diminta Rp10 juta. Namun yang Rp 10 juta itu untuk kegiatan Bimtek. Salah satu pengisi materinya adalah Kejari Kabupaten Bogor.

“Iya, pembayarannya langsung ke nomor rekening atas nama yayasan,” kata Kades Gunung Putri, Daman Huri, kepada Radar Bogor, Jumat (8/12/2023).

Hal senada dikatakan Kepala Desa Sukamahi, Budi Mamat. Kata dia, pembayaran Rp10 juta itu merupakan hasil kesepakatan bersama.

“Betul, itu (Rp 10 juta) kesepakatan semua kades,” paparnya.

Ia memaparkan, bimtek tersebut dilaksanakan di Bandung pada 17-20 Desember 2023.

“Bulan ini, tanggal 17 Desember,” paparnya.

Hal senada dikatakan oleh Kepala Desa Sukajadi, Ade. Kata dia, dirinya diminta untuk membayar Bimtek sebesar Rp10 juta.

“Iya (bayar Rp 10 juta),” tuturnya.

Baca juga: Heboh, Kabar Kades se-Kabupaten Bogor Diminta Rp10 juta Untuk Biaya Bimtek

Adapun dari hasil penelusuran Radar Bogor, para kades diberikan surat undangan perihal bimtek tersebut. Dalam surat undangan penawaran bimtek dari PT Meraki Management Indonesia.

Surat tersebut dibuat pada tanggal 1 November 2023. Adapun dalam surat tersebut berisi roundown bimtek serta narasumber yang akan mengisi bimtek tersebut. Di antaranya Kejari Kabupaten Bogor, Inspektorat Kabupaten Bogor dan BPK RI.

Radar Bogor pun mencoba mengkonfirmasi Kepala Kejari Kabupaten Bogor. Baik melalui pesan whatapp maupun telepon.

Namun, hingga berita ini diturunkan, Kejari belum merespon konfirmasi wartawan Radar Bogor. (all)

Penulis: Arifal
Editor: Rany Puspitasari