25 radar bogor

Marak APK Dipasang di Angkot, Bawaslu Bersurat ke Dishub

Salah satu angkot Kabupaten Bogor yang dipasangi APK.

CIBINONG-RADAR BOGOR, Angkutan Umum marak dijadikan alat untuk kampanye peserta Pemilu 2024. Seperti di sepanjang jalan Raya Leuwiliang – Bogor, banyak dari angkutam umum jenis angkot yang dipasangi Alat Peraga Kampanye (APK).

Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor Ridwan Arifin dengan tegas melarang pemasangan APK di angkutan umum. Apalagi dijadikan bahan untuk kampanye.

Baca juga: Bawaslu Kabupaten Bogor Tegaskan Larangan Kades Terlibat Kampanye Pemilu, Bisa Didenda hingga Pidana

“Pemasangan APK di angkutan umum itu merupakan jenis kampanye yang dilarang, karena itu merupakan fasilitas umum yang tidak boleh dijadikan bahan kampanye baik pilpres maupun pileg,” ujarnya, Jum’at (8/12).

Oleh karena itu, pihaknya telah melayangkan surat ke Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, terkait larangan pemasangan APK di angkutan umum.

Selain itu, lanjut Ridwan, pihaknya juga meminta agar segera dilakukan penertiban, bagi APK yang kedapatan di pasang di angkutan umum.

“Untuk eksekusi penertiban itu ranahnya bukan di kita tetapi Dinas Perhubungan, makanya kita bersurat ke Dinas Perhubunhan untuk melarang pemasangan APK dan menurunkan APK di fasilitas umum,” katanya.

Baca juga: Baru Sepekan Masa Kampanye, Panwascam Cibinong Temukan Banyak Pelanggaran

Ridwan menuturkan, Bawaslu Kabupaten Bogor menyiapkan beberapa sanksi bagi peserta pemilu, yang kedapatan melakukan pelanggaran kampanye.

Sanksi bisa berupa pidana, sanksi etik, dan adminitrasi sesuai dengan UU Pemilu.

“Bawaslu terus melakukan pengawasan pada tahapan kampanye dan menerima seriap aduan dari masyarakat,” tandasnya.(cok)

Penulis: Septi
Editor: Rany Puspitasari