25 radar bogor

Heboh Rencana Tawuran Besar-Besaran di Kota Bogor, Satgas Pelajar Minta Sekolah Jangan Menyikapi Berlebihan

Ilustrasi Tawuran pelajar
Ilustrasi Tawuran pelajar

BOGOR-RADAR BOGOR, Ketua Satgas Pelajar Kota Bogor Wasi Jatmiko Nugroho angkat suara, terkait hebohnya surat edaran terkait antisipasi adanya rencana tawuran besar-besaran, pasca penilaian akhir semester (PAS) di Kota Bogor.

Wasi menyebut, surat edaran itu sebenarnya merupakan agenda rutin yang disampaikan ke setiap sekolah, agar mengantisipasi adanya tawuran.

Baca juga: Bakal Ada Tawuran Besar-besaran di Kota Bogor, Satgas Pelajar Keluarkan Edaran

“Setiap pasca ujian kita selalu menyampakan atau mengingatkan SE ke sekolah-sekolah untuk antispasi hal-hal tidak diinginkan,” kata Wasi Jatmiko Nugroho.

Menurut dia, pihaknya khawatir anak-anak setelah ujian, ada eforia atau mungkin melakukan tindakan yang tidak sesuai, atau membahayakan pelajar lainnya.

Sehingga pihaknya meminta ke sekolah-sekolah, untuk mengantisipasi hal itu dengan menerjunkan anggota Satgas Pelajar.

Adapun terkait dengan surat dari sekolah yang menindaklanjuti informasi dari Satgas Pelajar Dramaga, terkait akan ada rencana tawuran yang terjadi pada 08 Desember 2023, tidaklah benar.

“Bukan. Justru saya kaget waktu muncul itu. Loh kok ada informasi dari Dramaga kaya gini,” ucapnya.

Wasi menjelaskan, bahwa awalnya, dia mengetahui informasi tersebut dari MAN 1, setelah dikonfirmasi bahwa mereka membenarkan adanya informasi tersebut.

“Gak ada informasi tawuran besar-besaran nih. Takutnya menyikapinya terlalu berlebihan,” katanya.

Namun demikian, Satgas Pelajar tetap melakukan patroli dan menyebar anggota di beberapa wilayah, untuk membubarkan pelajar ketika ada yang nongkrong atau kumpul-kumpul.

“Memang ada (patroli) Alhamdulillah. Teman-teman sudah kelapangan dari siang. Sudah dikondisikan. Mudah mudahan aman dan kondusif aja,” tandas Wasi Jatmiko Nugroho.

Sebelumnya, Satgas Pelajar mengeluarkan surat edaran terkait antisipasi terkait adanya rencana tawuran besar-besaran, pasca penilaian akhir semester (PAS) yang akan terjadi di Kota Bogor.

Adapun surat edaran tersebut dikeluarkan oleh Ketua Satgas Pelajar Kota Bogor Wasi Jatmiko Nugroho, yang dikeluarkan pada 5 Desember 2023.

Dalam surat tersebut, Wasi Jatmiko Nugroho menerangkan surat edaran untuk engantisipasi pasca kegiatan PAS SMP/MTs/SMA/SMK/SLB di Kota
Bogor, untuk jenjang yang berakhir pada Jumat (8/12).

“(Kami) khawatir adanya euforia berlebihan para siswa,” tulis Wasi Jatmiko Nugroho.

Berdasarkan surat tersebut, ada beberapa point agar menjadi perhatian.

Pertama adalah mengerahkan Satgas Sekolah Internal dan pembina kesiswaan untuk ikut menjaga keamanan, dan keselamatan siswa pada saat di luar sekolah/dijalanan, pasca PAS dan pulang sekolah.

“Menghimbau kepada para siswa/i agar langsung pulang kerumah setelah penilaian akhir semester, dan tidak nongkrong dimanapun menggunakan seragam sekolah,” tulisnya.

Kemudian, kepada sekolah untuk menghimbau kepada orang tua/wali siswa agar tidak memberikan ijin putra/i nya keluar rumah jika tidak ada kepentingan yg sifatnya mendesak dan harus dengan
pemantauan dari orang tua.

“Untuk keamanan dan keselamatan para siswa/i, dimohon Kepala Sekolah memberikan himbauan kepada orang tua agar putra/i nya tidak dizinkan keluar malam,” masih dalam surat edaran tersebut.

Selain itu, Satgas Pelajar Kota Bogor meminta kepala sekolah menugaskan Satgas sekolahnya untuk pemantauan sejak Jumat (8-9/12).

Surat edaran tersebut langsung mendapatkan respon dari pihak sekolah, salah satunya SMAIT At Taufiq.

Kepala Sekolah SMA IT Ataufiq Ma’mun dalam keteranganya menerangkan, menindaklanjuti informasi dari Satgas Pelajar Dramaga terkait akan ada rencana tawuran yang terjadi pada 08 Desember 2023.

Untuk itu, pihak sekolah menghimbau kepada orang tua dan siswa/i SMAIT At Taufiq untuk tidak keluar malam hari pada Jumat (8/12).

“Menghimbau kepada orang tua untuk mengecek keberadaan Putra Putrinya selepas pulang sekolah,” pintanya.

Baca juga: Hendak Tawuran, Tiga Pelajar Asal Kabupaten Bogor Diciduk Petugas

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAIT Ummul Quro Fahri Rachmat juga mengeluarkan surat imbauan kepada para orang tua, dan siswa untuk tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan.

“Menghimbau kepada orang tua untuk mengecek keberadaan putra putrinya selepas pulang sekolah,” tandas Kepala Sekolah SMAIT Ummul Quro Fahri Rachmat.(ded)

Penulis: Dede
Editor: Rany Puspitasari