25 radar bogor

Personel Polres Bogor Dilatih BHD Jelang Operasi Mantab Brata 2024

Sebanyak 600 personil Polres Bogor dilatih Bantuan Hidup Dasar (BHD).

CIBINONG-RADAR BOGOR, Sebanyak 600 personil Polres Bogor dilatih Bantuan Hidup Dasar (BHD).

Pelatihan ini dilakukan untuk menunjang kinerja keselamatan personel, jelang Operasi Mantab Brata 2024.

Pelatihan yang diberikan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bogor ini, digelar di Polres Bogor selama dua hari, 7 – 8 Desember 2023.

Baca juga: Polres Bogor Ungkap Detik-Detik Tewasnya Siswa SMK di Ciampea

Waka Polres Bogor Kompol, Fitra Zuanda mengucapkan terima kasih kepada IDI yang bersedia melatih Polres Bogor.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan mengurangi resiko terjadinya hal yang tidak diinginkan, dalam masa pengamanan sebagai petugas pemilu di lapangan.

“Saat ini petugas kepolisian kurang lebih hampir sebanyak 600 personil yang mengikuti pelatihan Bantuan Dasar (PHD) yang dibagi menjadi dua hari,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua IDI Kabupaten Bogor Kornadi menuturkan, keadaan jantung berhenti saat ini menjadi penyebab tertinggi kasus kematian di dunia.

“Karena dapat terjadi kapan saja, di mana saja, dan tidak tau kapan salah satu faktor disebabkan oleh berbagai kondisi dan lingkungan yang beragam,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya memberikan pelatihan para personel Polres Bogor untuk membantu mengarahkan, bagaimana cara teknik untuk pertolongan awal dengan menolong nyawa seseorang pasca terkena henti jantung.

Kata Kornadi, sejak dini sebelum kegiatan Operasi Mantab Brata 2024 yang semakin padat, personel Polres Bogor dituntut untuk bisa menerapkan teknik Bantuan Hidup Dasar (BHD).

Baca juga: Kapolresta Bogor Kota Apresiasi Bogorku Bersih, Asah Kreativitas hingga Gerakan UMKM

Sebab, lanjutnya, akan sangat berguna saat terjadi apabila ada orang yang membutuhkan Bantuan Hidup Dasar (BHD).

“Para petugas kepolisian yang bertugas di lapangan dan di manapun berada sudah siap dalam menjalankan tugas penuh rasa tanggung jawab dan bisa membantu menolong nyawa orang lain,” tandasnya.(cok)

Penulis: Septi
Editor: Rany Puspitasari