25 radar bogor

Jalan Desa Mangkrak, Perekonomian Warga Ikut Mandek

Kondisi jalan yang belum dilanjutkan pembangunannya di wilayah Desa Kemang, Kecamatan Kemang. Saat ini yang sudah di betonisasi sepanjang 200 meter lebih, sisanya baru lapisan dasar. Jaenal/Radar Bogor

KEMANG-RADAR BOGOR, Pembangunan jalan desa mangkrak, Pemerintah Kecamatan Kemang mendesak pembangunan Jalan Kemang Rancabungur dan Bojong segera dilanjutkan kembali.

Musababnya sampai saat ini, jalan tersebut belum ada progres.

“Terkait yang Kemang Rancabungur, informasinya besok mau mulai lagi, kami bertanya ke UPT jalan,” kata Sekcam Kemang Budi Riva kepada wartawan, Kamis (7/12).

Baca juga: Proyek Jalan Desa Bojong Mangkrak, Ini Kata UPT…

Budi mengaku, untuk kondisi saat ini memang proyek jalan sudah berhenti, dan janjinya bakal dilanjut. Tapi menurutnya, rencana itu baru sebatas komunikasi secara lisan.

“Jika belum terealisasi, nanti kami panggil dan ingin menyampaikan aspirasi warga karena sangat mempengaruhi aktifitas setiap hari,” jelasnya.

Sementara terkait dengan proyek pembangunan Kemang Bojong, kata dia, prosesnya tengah dalam masa tunggu pencairan dana 60 persen, nantinya ada rencana dilanjutkan.

“Komunikasi pemborong yang Kemang Bojong kurang ya, tetapi untuk UPT ke kecamatan lancar. Tapi tetap kedua proyek ini kami ingin segera ada lanjutannya,” pungkasnya.

Sementara Kades Kemang Entang Suana menegaskan, pembangunan Jalan Kemang harusnya selesai tepat waktu.

Namun, lanjut dia, realisasi dilapangan nampaknya terlambat. Karena panjang jalan yang sudah di betonisasi baru sekitar 200 meter lebih.

“Secara ekonomi warga mengeluh, karena warung tidak bisa buka, dan jualan sepi, dan harapan saya ini segera pembangunan segera selesai, apalagi sudah mau akhir tahun,” keluhnya.

Baca juga: Puluhan Tahun Tak Dapat Perbaikan, Jalan Desa di Kemang Akhirnya Dibangun

Warga juga dibuat bingung, akibat tidak tahu harus mempertanyakan proyek tersebut ke mana.

“Makanya kami upayakan menyuarakan keluhan warga,” tandas dia. (Abi)

Penulis: Jaenal
Editor: Rany Puspitasari