25 radar bogor

Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Bagikan Bantuan Nutrisi Tambahan Bagi Bayi

Stunting
Pemkab Bogor melalui DP3AP2KB Kabupaten Bogor dan Dinas Sosial Kabupaten Bogor memberikan berikan bantuan nutrisi tambahan sebanyak 1.000 dus bagi 250 bayi penerima bantuan, sebagai upaya untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Bogor.

CIBINONG- RADAR BOGOR, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui DP3AP2KB Kabupaten Bogor dan Dinas Sosial Kabupaten Bogor memberikan berikan bantuan nutrisi tambahan sebanyak 1.000 dus bagi 250 bayi penerima bantuan, sebagai upaya untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Bogor.

Baca Juga : Buruh Tuntut Kenaikan UMK 15,7 Persen, Pemkab Bogor Rekomendasikan 14 Persen

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rapat Bappedalitbang Kabupaten Bogor, bertepatan dengan kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting II Tingkat Kabupaten Bogor, pada Senin (4/12/2023).

Sebagaimana diketahui bahwa, bantuan 1.000 dus diberikan kepada 250 bayi penerima bantuan usia 1-2 tahun hasil bulan penimbangan bayi yang dilakukan di 13 desa yang tersebar di lima kecamatan.

Perlu diketahui, Berdasarkan e-PPGBM Tahun 2022, jumlah balita stunting di Kabupaten Bogor mengalami penurunan cukup signifikan dari sebesar 4,78% kini pada tahun 2023 turun menjadi 1,59%.

Kepala Bidang Pembinaan Keluarga Berencana, Lina Yuliana mengungkapkan, upaya percepatan penurunan stunting terus dilakukan pertama dilakukan melalui prevelensi stunting, intervensi lintas sektor baik spesifik dan sensitif pada hasil penimbangan balita, pelaksanaan pendampingan keluarga berisiko stunting, pendampingan semua calon pengantin/calon Pasangan Usia Subur (PUS).

Serta surveilans keluarga berisiko stunting akan dilengkapi dengan Kegiatan Audit Kasus Stunting (AKS) guna mengidentifikasi permasalahan dan rencana tindak lanjut di tingkat kabupaten. Serta audit kasus stunting periode I dan II.

“Melalui kegiatan ini diharapkan jadi moment kegiatan yang dapat meningkatkan kepedulian masyarakat dan peran keluarga dalam memberikan akselerasi pencapaian cakupan sasaran terutama penduduk yang mempunyai kemandirian bermasyarakat serta memiliki budaya perilaku hidup bersih dan sehat dalam upaya mewujudkan Bogor New Zero Stunting Tahun 2024,” imbuhnya.

Baca Juga : OASE KIM Lakukan Program Pekarangan Pangan Lestari, Pemkab Bogor Sambut Baik

Selanjutnya, Subkor Advokasi dan KIE, Maman Supardi menerangkan, audit stunting telah dilakukan mulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca melahirkan, ibu menyusui dan baduta untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Bogor. (*)

Editor : Yosep