25 radar bogor

BPJS Kesehatan Sebut Penonaktifan 55 Ribu Peserta BPJS PBI Sesuai SK Kemensos, dan Dapat Diaktifkan Kembali

BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan

BOGOR-RADAR BOGOR, BPJS Kesehatan angkat suara terkait penonaktifan 55 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) atau PBI APBN.

BPJS Kesehatan menyatakan keputusan penonaktifan tersebut tidak dilakukan satu pihak melainkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kememterian Sosial (Kemensos).

Pejabat Pengganti Sementara (Pps) Kepala Cabang BPJS Kota Bogor Rizal Ashari Nampira menjelaskan segmen kepesertaan PBI JK atau PBI APBD didaftarkan dalam Program JKN berdasarkan SK Kemensos Republik Indonesia.

Baca juga: BPJS Kesehatan Siap Layani Skrining Riwayat Kesehatan Petugas Pemilu 2024

“BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN, baru dapat mendaftarkan sebagai peserta PBI JK atau PBI APBN. Berdasarkan usulan dari Kemensos yang ditetapkan melalui SK Menteri Sosial,” ujarnya.

Ia menyebut, peserta JKN PBI JK atau PBI APBN yang dinonaktifkan berdasarkan SK Mensos tersebut dapat diaktifkan kembali kepesertaannya menjadi PBI JK atau PBI APBN Pekerja Bukan Penerima Upah Bukan Pekerja (PBPU BP) yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah dan peserta PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah) yang biasa dikenal dengan peserta mandiri sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Alur aktifasi atau pendaftaran sebagai peserta JKN yakni dengan mendaftar lewat Kelurahan setempat. Apabila memenuhi kriteria sebagai masyarakat miskin dan tidak mampu, maka petugas operator kelurahan dapat mengusulkan melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial–Next Generation (SIKS NG).

“Selanjutnya Dinas Sosial (Dinsos) akan melakukan verifikasi terhadap data usulan, apabila dinyatakan layak menjadi peserta PBI JK/PBI APBN maka Dinas Sosial akan melengkapi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (ID DTKS) dan selanjutnya data tersebut disampaikan ke Walikota untuk ditetapkan sebagai usulan PBI JK dan diteruskan ke Kemensos,” ujar Rizal.

Sementara itu, peserta segmen PBPU BP yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah, dapat mendaftar melalui aplikasi Sosial Integrasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (SOLID) Kota Bogor dengan alamat situs internet https://pelayanansosial.kotabogor.go.id/index.php/frontend/login.

Rizal menambahkan, apabila peserta mengalami kesulitan mengakses aplikasi Solid tersebut maka peserta dapat menghubungi kelurahan setempat.

Baca juga: BPJS Kesehatan Siap Layani Skrining Riwayat Kesehatan Petugas Pemilu 2024

Sementara itu peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang biasa dikenal dengan peserta mandiri, dapat mengakses kanal layanan yang disediakan oleh BPJS Kesehatan.

“Misalnya aplikasi Mobile JKN yang dapat di akses melalui Handphone yang memiliki sistem operasi Android atau iOs, Care Center 165, Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (Pandawa) melalui pesan teks whatsapp ke nomor layanan 08118165165, atau pun mengunjungi Kantor Cabang BPJS Kesehatan terdekat,” tutur dia.

Rizal mengatakan, peserta JKN dapat secara rutin memeriksa keaktifan kepesertaan melalui aplikasi Mobile JKN, Care Center 165 dan Aplikasi CHIKA. (Fat)

Penulis: Reka Faturachman
Editor: Rany Puspitasari