25 radar bogor

RSUD Leuwiliang Berikan Pemeriksaan Mamografi Gratis, Cegah Penyakit Payudara

RSUD Leuwiliang Berikan Pemeriksaan Mamografi Gratis. Humas RSUD Leuwiliang for Radar Bogor

LEUWILIANG-RADAR BOGOR, RSUD Leuwiliang, Kabupaten Bogor, melayani pemeriksaan deteksi kanker payudara gratis, warga Kabupaten Bogor.

Pelayanan itu diberikan, sebagai rangkaian dari peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN).

“Pemeriksaan mamografi ini khusus ibu-ibu. Ini dilaksanakan untuk mendeteksi kelainan, atau masalah di payudara,” ungkap Direktur RSUD Leuwiliang, Vitrie Winastri dalam keterangannya, Senin (4/12).

Baca juga: RSUD Leuwiliang Semangati Para Lansia Lewat Edukasi Spirit Sejalan

Vitrie menjelaskan, sistem mamografi merupakan pemeriksaan payudara secara lanjutan, dengan alat rontgen.

Alat ini, kata dia, akan secara maksimal mencegah terjadinya penyakit payudara yang diderita perempuan.

“Biasanya di awal itu ada pemeriksaan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) di rumah masing-masing, nah ini pemeriksaan lanjutannya dengan alat rontgen,” jelasnya.

Vitrie memastikan, pelayanan mamografi ini gratis tanpa dipungut biaya. Apalagi, RSUD Leuwiliang telah memiliki ruangan khusus untuk pemeriksaan tersebut, yang digelar rutin setiap tahunnya.

“Ini gratis untuk mammografinya. Dan kami memiliki ruangan mamografi untuk pemeriksaan itu,” kata dia.

Secara rinci, ia menjelaskan, mamografi adalah pemeriksaan radiologi yang ditujukan untuk melihat, ada atau tidaknya kelainan yang mengarah pada kanker di area payudara.

Prosedur ini menggunakan foto X-Ray dan disarankan untuk pasien yang berusia di atas 35 atau 40 tahun. Pemeriksaan mamografi penting untuk dilakukan karena cukup sensitif untuk mendeteksi tanda dan gejala awal kanker payudara.

Baca juga: RSUD Leuwiliang Diganjar Tiga Penghargaan di HKN ke-59

Mamografi juga merupakan upaya untuk memastikan jika tidak ada kelainan dari payudara setelah metode pemeriksaan SADARI yang dianggap belum cukup itu dilakukan.

Hal itu dikarenakan metode SADARI terkadang dilakukan dengan teknik yang kurang tepat. Akibatnya, benjolan tidak terdeteksi. Oleh sebab itu, mamografi adalah salah satu solusinya. (Abi)

Penulis: Jaenal
Editor: Rany Puspitasari