25 radar bogor

Baru Sepekan Masa Kampanye, Panwascam Cibinong Temukan Banyak Pelanggaran

Baru sepekan masa kampanye, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Cibinong menemukan pelanggaran peserta Pemilu 2024.

CIBINONG-RADAR BOGOR, Baru sepekan masa kampanye, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Cibinong menemukan pelanggaran peserta Pemilu 2024.

Peserta kampanye di wilayah tersebut didominasi melannggar Undang-Undang PKPU Nomor 7 Tahun 2023 baik itu partai politik (parpol) maupun calon legislatif (caleg).

“Kami sudah menemukan pelanggaran pemilu terkait prosuder kampanye, rata-rata parpol dan caleg baru, namun ada juga pelanggaran peserta pilpres karena saat kampanye ada yang membawa anak-anak,” ungkap Ketua Panwascam Cibinong Dessy Damayanthy, Senin (4/12).

Baca juga: Antisipasi Pelanggaran Kampanye, Ini yang Dilakukan Pasnwascam Dramaga

Selain prosuder kampanye, kata dia, pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye (APK) juga ditemukan di tempat-tempat yang dilarang baik di lingkungan sekolah maupun di jalan-jalan protokol.

“Ada sekitar 230 APK yang dicopot, di mana itu dipasang di lingkungan sekolah dan di jalan protokol seperti Jalan Raya Tegar Beriman, Jalan Edi Yoso Mattadipura dan Jalan Raya Kandang Roda,” jelasnya.

Dessy yang juga alumni IPB University ini menjelaskan, Panwascam Cibinong telah memberikan imbauan untuk mematuhi aturan dan tata cara kampanye.

Imbauan dilayangkan baik kepada peserta pemilu, tim kampanye dan tim sukses di tingkat Kecamatan Cibinong. Koordinasi pun terus dilakukan pihaknya bersama pengawas tingkat kelurahan dan desa serta aparat kepolisian.

“Kami juga siap melakukan pengawasan secara melekat untuk beberapa caleg yang telah melaksanakan kampanye tatap muka dan pertemuan terbatas mulai hari pertama sampai kemarin, kami lebih mengutamakan pencegahan pelanggaran kampanye,” tutur Dessy.

Baca juga: Masuk Masa Kampanye, Bawaslu Kota Bogor Siapkan Jajaran Tingkatkan Pengawasan

Panwascam Cibinong mengajak kepada ASN, TNI-Polri, aparatur kelurahan dan pihak yang diatur dalam undang-undang untuk tetap menjaga netralitas pada Pilpres dan Pileg mendatang.

“Kami juga mengajak kepada seluruh penyenggara pemilu seperti PPK, PPS dan PKD di Kecamatan Cibinong, agar lebih profesional dan menjaga kode etik dalam melaksanakan tugasnya masing-masing berdasarkan aturan dan undang-undang,” tukasnya.(cok)

Penulis: Septi
Editor: Rany Puspitasari