25 radar bogor

Longsor dan Banjir di Cibuluh, 11 Rumah Rusak Berat, Lainnya Terendam

Longsor kembali terjadi di Kota Bogor, tepatnya di Gang Kopem RT 1 RW 3, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara. Sofyansyah/Radar Bogor

BOGOR-RADAR BOGOR, Longsor kembali terjadi di Kota Bogor, tepatnya di Gang Kopem RT 1 RW 3, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Teofilo Patrocinio mengatakan, longsor terjadi pada rumpun bambu sepanjang 50 meter, yang ada di sekitar wilayah tersebut.

Longsor ini terjadi akibat tingginya intensitas hujan, sehingga membuat debit air Sungai Cibuluh meluap, dan menggerus tanah.

Baca juga: Longsor Melanda 3 Desa, 4 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

“Dampak dari kejadian tersebut ialah adanya pergeseran tanah di dalam rumah. Terdapat 11 rumah warga yang mengalami rusak berat. Selain itu longsor juga membuat tembok penahan tanah (TPT) ambruk, dan jalan serta tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) rusak,” beber Theo, sapaan akrabnya.

Material longsoran yang kemudian menutupi aliran Sungai Cibuluh, membuat air meluap, dan masuk ke permukiman warga. Sekira 200 rumah di sekitar lokasi longsor akhirnya terendam banjir setinggi 80-150 meter.

“Saat ini banjir yang sebelumnya menggenang sudah surut. Personel dari Brimob Kedung Halang Bogor, BPBD, dan unsur lain telah melakukan penanganan pada material longsor yang menutupi Sungai Cibuluhdari Brimob Kedung Halang Bogor,” ucapnya.

Theo menyatakan tidak ada korban luka.maupun jiwa akibat bencana tersebut. Pantauan Radar Bogor pasa Kamis (30/11) menunjukkan sejumlah warga tengah sibuk membersihkan rumahnya dari lumpur.

Berdasarkan laporan yang didapatkan pihaknya Theo menyebut sepanjang hari Rabu (29/11) kemarin terdapat 13 kejadian bencana yang terjadi di Kota Bogor. Meliputi 4 kejadian longsor, 6 kejadian banjir, 2 kejadian bangunan ambruk, dan 1 pohon tumbang.

Baca juga: Banjir Lagi-Lagi Merendam Belasan Rumah di Tanah Baru, Sejumlah Warga Mengungsi

Bencana ini membuat 132 keluarga atau 488 jiwa terdampak, 6 keluarga di antaranya sementara mengungsi. “Untuk rumah yang rusak ringan ada 5 unit, rusak sedang 4 unit, dan rusak berat 11 unit. Sementara untuk rumah yang terendam banjir sebanyak 331 unit,” lengkap Theo. (Fat)

Penulis: Reka Faturachman
Editor: Rany Puspitasari