25 radar bogor

Pemilik Warung Jamu yang Meledak di Puncak Masih Misterius, Garis Polisi Masih Terpasang di Lokasi

Garis polisi masih terpasang pada warung jamu yang meledak, beberapa waktu lalu.

CISARUA-RADAR BOGOR, Polisi belum mengungkap kasus meledaknya gas elpiji ukuran 3 kilogram di warung jamu, di Kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Pantauan Radar Bogor, hingga Rabu petang (29/11/2023), Polsek Cisarua belum menetapkan adanya tersangka dalam kasus ledakan di kawasan puncak Bogor tersebut.

Pantauan Radar Bogor di lokasi, juga nampak kondisi warung jamu yang menjadi lokasi meledaknya gas elpiji ukuran 3 kilogram itu masih dipasangi garis polisi.

Baca juga: Kondisi Terkini Korban Ledakan di Puncak, RSPG : Sudah Dipulangkan

Pun dengan keberadaan pemilik warung jamu tersebut. Hingga saat ini, polisi masih belum merilis pemilik warung jamu tersebut.

Sejumlah warga sekitar pun mengaku belum melihat pemilik warung jamu yang dikenal dengan sebutan pak haji. Bahkan kata dia, lapak dagangan warung jamu yang berserakan itu juga belum dibenahi.

“Kurang tahu dari awal memang belum dibenahi, sampai sekarang begitu aja,” kata salah satu warga yang mengenal pemilik warung jamu, Yudi kepada Radar Bogor, Rabu (29/11/2023).

Namun demikian, Ia mengaku, pemilik warung jamu tersebut dikenal sebagai orang yang baik. Kata dia, warung jamu yang berada di sebelah warungnya itu tidak pernah menjual minuman beralkohol.

Baca juga: Ledakan di Cisarua, Satu Orang Alami Luka Tusuk di Paha Kaki Kanan

“Orang baik pak haji. Terus gak jual alkohol juga,” tuturnya.

Sementara itu Kapolsek Cisarua, Kompol Edy Santosa masih enggan berkomentar perihal perkembangan kasus ledakan di warung jamu yang ada di wilayah hukumnya tersebut. (all)

Penulis: Arifal
Editor: Rany Puspitasari