25 radar bogor

Pasca Viral Dugaan Perpeloncoan, Polisi Bakal Panggil Penanggungjawab Acara LDKM

tangkapan layar

RUMPIN-RADAR BOGOR, Polsek Rumpin bakal memanggil penanggungjawab kegiatan LDKM, pasca viralnya video yang memperlihatkan dugaan perpeloncoan mahasiswa baru (Maba), yang berlokasi di Balai Diklat LHK Rumpin.

“Jadi memang benar ada kegiatan LDKM dari kampus di Jakarta berlokasi di Balai Diklat LHK Rumpin,” ungkap Kapolsek Rumpin Kompol Sumijo kepada wartawan, Kamis (9/11).

Menurut Sumijo, pihak kampus meminjam tempat tersebut selama dua hari, tapi tidak memberikan susunan acara ke pihak balai.

Baca juga: Viral Perpeloncoan Balai Diklat LHK Rumpin Bogor, Maba Diminta Nyemplung Kubangan Lumpur

“Hanya pinjam tempat untuk dua hari, dan video yang beredar kayanya seperti konten dan seru-seruan untuk mengisi waktu,” jelasnya.

Namun, Polsek Rumpin tetap akan memanggil penanggungjawab kegiatan, untuk melakukan klarifikasi, karena lokasinya berada di wilayah hukumnya.

“Kami akan undang penanggungjawabnya sebagai bahan klarifikasi melalui pihak BEM kampus,” ungkap Sumijo.

Sementara itu, pihak Universitas Global Jakarta pun angkat bicara, pasca beredar video di media sosial, beberapa waktu lalu.

“Kami ingin menyampaikan klarifikasi terkait dengan pemberitaan negatif yang muncul di beberapa social media, tentang kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) yang diselenggarakan oleh Salah Satu Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Global Jakarta,” tulis pihak kampus seperti dilansir dari rilis yang diekspos di media internal kampus, Kamis (9/11).

Baca juga: Viral, Video Diduga Perpeloncoan Siswa SMP di Cianjur Saat MPLS

Mereka juga menyebut, bahwa dalam video tersebut bukan direkam oleh peserta camaba yang terlibat, melainkan oleh panitia sebagai dokumentasi resmi untuk kepentingan internal kampus.

Pihak kampus pun saat ini sedang menginvestigasi pihak ketiga yang mempostingkan video tersebut di media sosial dengan narasi yang tidak tepat.

Menurut mereka, acara tersebut merupakan kegiatan Fun & Games yang dilakukan mahasiswa untuk memilih Ketua Angkatan, dengan cara mencari Lambang atau Logo Ormawa yang dimasukkan di dalam lumpur di area outbound buatan, disertai dengan menyanyikan yel-yel untuk menilai kekompakan, dan metode ini adalah atas usulan mahasiswa dan disetujui oleh seluruh peserta. (Abi)

Penulis: Jaenal
Editor: Rany Puspitasari