25 radar bogor

Sebuah Jamban di Sulawesi Selatan Telan Anggaran Hampir Setengah Miliar Rupiah

Proyek Jamban i Sulawesi Selatan Telan Anggaran Hampir Setengah Miliar Rupiah

SULAWESI SELATAN-RADAR BOGOR, Sebuah fasilitas jamban di Pangkep, Sulawesi Selatan menelan anggaran kurang lebih setengah miliar rupiah. Proyek jamban senilai setengah miliar itu dibangun di atas lahan sebuah sekolah, tepatnya SMP 1 Bungoro, Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Bangun Kembali Cagar Budaya RS Salak, Pemkot Bakal Alokasikan Anggaran Hibah

Untuk membangun proyek jamban tersebut, pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan Pangkep menggelontorkan dana hampir setengah miliar, tepatnya Rp 495 juta.

Dilansir dari fajar.co.id, hingga kini proses pembangunan jembatan tersebut masih berlangsung. Terpantau masih terdapat aktivitas pembangunan jamban di tiga lokasi dalam lingkungan sekolah.

Anggaran untuk pembangunan jamban tersebut berasal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD 2023, dimana targetnya terdapat sembilan bilik jamban di tiga lokasi.

Hanya saja pembangunan masih belum rampung. Dari tiga titik pembangunan jamban, baru satu titik yang proses pembangunannya mencapai 75 persen, sementara dua lainnya masih di bawah 50 persen.

“Iya, masih sementara pengerjaan,” kata Penyedia proyek, Azis dilansir dari fajar.co.id pada Selasa (7/11).

Tiap satu jamban dibangun dengan ukuran kurang lebih 18 meter persegi, dimana tiap bangunan terbagi atas 3 bilik jamban berukuran 2×3 meter.

Proyek jamban setengah miliar ini akan memiliki fasilitas wastafel cuci tangan dan kloset jongkok. Selain itu, di bagian atas bangunan akan disimpan 3 unit bak penampungan air.

Sementara itu, pimpinan sekolah, Bahtiar, mengonfirmasi bahwa betul pembangunan jamban menelan biaya Rp495 juta. Menurutnya, biaya itu sesuai dengan perencanaan awal.

Baca Juga : Dukung Program KBUMN, SIG Berikan Beasiswa Kepada 118 Mahasiswa Putra-Putri TNI di Provinsi Sulawesi Selatan dan DKI Jakarta

“Kemarin material sudah masuk. Kami minta penyedia tetap komitmen untuk merampungkan sesuai masa kontrak, karena memang penyedia masih punya banyak waktu untuk menyelesaikan kontrak hingga Desember mendatang,” pungkasnya.

Direncanakan, proyek setengah miliar ini akan rampung sebelum memasuki tahun baru pada Desember mendatang. (JPG)

Editor : Yosep/Welinda-PKL