25 radar bogor

Indosat Ooredoo Hutchison Lestarikan Lingkungan Secara Berkelanjutan Melalui Program Sampah Jadi Pulsa

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH atau Indosat) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, dan Mall BTM Bogor, berbagi misi bersama dalam melestarikan lingkungan. Omer/Radar Bogor

BOGOR-RADAR BOGOR, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH atau Indosat) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, dan Mall BTM Bogor, berbagi misi bersama dalam melestarikan lingkungan secara berkelanjutan menggunakan solusi teknologi inovatif, melalui peluncuran Program Sampah Jadi Pulsa.

Masyarakat bisa menukarkan botol plastik bekas dengan pulsa IM3 maupun Tri melalui Reverse Vending Machine (RVM) Plasticpay yang ditempatkan di Mall BTM Bogor.

Masyarakat hanya perlu melakukan beberapa langkah mudah untuk menukarkan sampah botol plastik menjadi pulsa.

Pertama, unduh dan daftarkan diri pada aplikasi Plasticpay yang tersedia di Google Play Store dan Apple App Store.

Kedua, masukkan botol plastik bekas ke dalam RVM untuk menukarkan satu botol dengan pulsa IM3 atau Tri senilai Rp10 ribu.

SVP-Head Of Corporate Communications Indosat, Steve Saerang menuturkan selanjutnya, masyarakat yang menukarkan botol-botol plastik bekas akan mendapatkan poin.

“Nantinya ditukarkan dengan beberapa pilihan yang ada pada aplikasi,” ucap Steve Saerang.

Poin-poin yang didapatkan dapat ditukarkan dengan pulsa IM3 atau Tri. Bisa juga digunakan untuk membeli kuota data, telepon, SMS, serta aktivasi layanan Over- the-Top (OTT). Seperti aplikasi streaming musik dan film.

Sementara itu, botol plastik bekas yang terkumpul melalui RVM akan dikelola oleh Plasticpay menjadi kerajinan tangan dan bentuk lain sebagai bagian dari pemberdayaan komunitas mitra UMKM.

Plasticpay adalah gerakan sosial berbasis platform digital, mengajak masyarakat untuk mengubah sbotol plastik yang merusak lingkungan menjadi produk yang bermanfaat, bernilai lebih, dan membawa kebaikan. (mer)

Penulis: Omer

Editor: Rany Puspitasari