25 radar bogor

Tanggapi Mendagri Soal Beralih Konsumsi Beras, Bupati Bogor Pastikan Stok Masih Aman

Ilustrasi Bantuan Beras Dari Pemerintah
Stok beras Bulog di Dramaga, Kabupaten Bogor. (Radar Bogor/Jaenal Abidin)

CIBINONG-RADAR BOGOR, Bupati Bogor Iwan Setiawan menanggapi arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kepada masyarakat, untuk beralih mengkonsumsi beras, ke sumber pangan alternatif.

“Laporan terakhir 27 hektare yang gagal panen karena kekeringan, dan ini untuk mengantisipasi, jangan sampai ada kepanikan masyarakat makanya ada solusi dari pusat untuk bagaimana mengganti karbohidrat nasi bisa dengan umbi-umbian, singkong, kacang-kacangan dan lain sebagainya,” ujar Iwan Setiawan.

Baca juga: Masa Jabatan Bima Arya Berakhir Desember, DPRD Tunggu Surat Kemendagri Tentukan Pj Wali Kota

Menurutnya, kekeringan ini tidak sedikit akan memicu naiknya harga beras. Solusi dari Mendagri tersebut, juga sebagai antisipasi ketika beras mulai langka.

Untuk itu, Iwan mengaku akan mempersiapkan hal tersebut, di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Sementara yang bisa dilakukan pemerintah daerah saat ini, kata dia, baru mendistribusikan bantuan air bersih untuk kebutuhan warga.

“Tapi kalau untuk membuat irigasi, saluran instalasi untuk pertanian kan belum. Makanya menurut saya, pemerintah di seluruh Indonesia ini, langkah pertamanya adalah mendistribusikan secara langsung kebutuhan air bersih,” tutur Iwan.

Baca juga: Mendagri Resmi Ajukan Perppu, Pilkada Serentak 2024 Dipercepat

Meski demikian, lanjut Iwan, persediaan beras khusus untuk Kabupaten Bogor masih relatif aman. Stok cadangan beras sebanyak 400 ton pun menurutnya masih tersedia untuk antisipasi kelangkaan beras.

“Dan mudah-mudahan sampai Desember kita masih kuat, untuk persediaan stok beras di Bulog Bogor, untuk kebutuhan masyarakat Bogor,” tandasnya.(cok)

Penulis: Septi
Editor: Rany Puspitasari