25 radar bogor

Inovasi Warga Pabaton Indah, Minyak Jelantah Disulap Jadi Lilin Aroma Terapi

Minyak Jelantah

BOGOR-RADAR BOGOR, Di tangan warga RT 3 RW 7, Perumahan Pabaton Indah, Kelurahan Tanah Sareal minyak jelantah yang sering dianggap sampah malah disulap menjadi berkah. Limbah rumah tangga itu diolah sedemikian rupa menjadi lilin aroma terapi sehingga kembali membawa manfaat dan bernilai jual tinggi.

Baca Juga : Lima Orang Ditetapkan Jadi Tersangka PPDB Kota Bogor, Bima Arya Bilang Begini

Ya, selama ini, minyak jelantah kerap dipandang sebelah mata. Minyak sayur bekas memasak itu acap dibuang begitu saja, tanpa ada pemanfaatan lebih lanjut. Kondisi ini berpotensi membawa masalah baru bagi rumah tangga dan lingkungan. Mulai dari menyumbat saluran hingga merusak kualitas tanah.

Berangkat dari masalah itu, Nani Tresnawati salah satu warga RT 3 RW 7, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal berinisiatif mengajak warga lain untuk memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi lilin aroma terapi. Pelatihan dilakukan di Balai RW 7 pada Kamis (5/10/2023) dan diikuti oleh belasan warga.

Untuk membuat inovasi tersebut ternyata prosedur yang dilakukan cukup mudah. Minyak jelantah yang sudsh dikumpulkan disaring atau dijernihkan terlebih dahulu. Setelah itu dicampurkan dengan parafin dengan perbandingan 1 : 1. Kedua bahan itu dipanaskan di atas api kompor.

“Setelah parafinnya larut lalu masukkan asam stearat dengan perbandingan 0,5. Jika diperlukan tambahkan bahan pewarna sesuai selera. Setelah suhu adonan agak dingin lalu teteskan essensial oil kemudian masukkan dalam cetakan. Sebelum lilin mengeras masukkan sumbu lilin,” bebernya.

Dengan kreatifitas yang dimiliki, lilin-lilin itu dibentuk dan dihias para peserta sedemikian rupa sehingga tampak cantik dan menarik. Ada yang berbentuk bunga hingga cup cake.

Baca Juga : Cari SIM Keliling Kota Bogor Hari Ini 5 Oktober 2023? Cek Di Sini

Nina bercerita, inovasi itu didapatnya dari hobi crafting yang sudah digelutinya sejak kecil. Ia mempelajari kreasi-kreasi itu dari internet atau YouTube lalu dipelajari secara otodidak. “Bahkan karena sering dicontohkan oleh content creator Jepang, saya jadi belajar bahasa Jepang,” ucapnya.

Dirinya berharap ilmu yang disampaikan itu dapat bermanfaat bagi warga sekitar. Sehingga mereka lebih bijak memanfaatkan minyak jelantah, bahkan mendorong mereka membuka usaha dari kreasi lilin aroma terapi dan mensatangkan pundi-pundi rupiah tambahan. (fat)

Reporter : Reka Faturachman
Editor : Yosep