25 radar bogor

Lima Orang Ditetapkan Jadi Tersangka PPDB Kota Bogor, Bima Arya Bilang Begini

TKN Prabowo-Gibran
Wali Kota Bima Arya masuk dalam TKN Prabowo-Gibran.

BOGOR-RADAR BOGOR, Wali Kota Bogor Bima Arya mengapresiasi Jajaran Polresta Bogor Kota terkait keberhasilannya dalam mengungkap kasus pemalsuan dokumen kependudukan pada Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2023 di Kota Bogor.

Baca Juga : Bui 5 Tersangka Calo PPDB, Segini Besaran Tarif dan Keuntungan yang Diraup

“Saya berterima kasih dan apresiasi kepada Kapolres yang sudah sangat tegas mengungkap kasus PPDB,” kata Bima Arya, baru-baru ini.

Bima Arya menjelaskan, belum pernah sepanjang sejarah sebelumnya ada yang dipidanakan karena terlibat manipulasi PPDB. Namun kali ini ada 5 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Dan itu kan untuk non ASN, untuk ASN tanggungjawab saya untuk melakukan pembinaan dan pemberian sanksi,” ucap dia.

“Sejauh ini kan sudah ada satu kepsek, tapi tidak tertutup kemungkinan nanti akan ada sanksi-sanksi yang diberikan lagi apabila terkait pungli dan PPDB,” sambung Bima Arya.

Ke depan, Bima Arya mengaku akan mendengarkan masukan dari para guru dan kepala sekolah untuk jenjang SD hingga SMP. “Saya lebih berpikir ini untik perbaikan sistem ke depan supaya tidak ada celah lagi,” ucap dia.

Sebelumnya, sebanyak 5 orang ditetapkan sebagai tersangka Calo Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui jalur zonasi di sekolah setingkat SMP dan SMA yang ada di wilayah Kota Bogor.

Adapun, Jajaran Polresta Bogor Kota menetapkan ke-5 tersangka ini lantaran beroperasi sebagai Calo PPDB pada tahun ajaran 2023.

Hal itu diketahui saat Polresta Bogor Kota menggelar press rilis di halaman Mako, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah pada Jumat, (29/9).

“Terkait dengan PPDB SMP Kota Bogor yang pada saat itu terjadi sekitar bulan Juli tahun 2023, dari Polresta Bogor Kota telah memeriksa sejumlah saksi,” kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.

Kemudian, jajaran Polresta Bogor Kota menganalisa kepada barang bukti dan mengerucut kepada pemeriksaan terhadap tersangka, hingga melakukan penahanan.

“Dan sekarang sudah 5 orang yang kita tetapkan sebagai tersangka, dan kita lakukan penahanan di Polresta Bogor Kota,” ucap Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.

Adapun, dilanjutkan Kapolresta Bogor Kota, modus yang dilakukan para tersangka ini adalah membuat dan menggunakan surat palsu dalam pendaftaran PPDB tersebut, dalam hal ini Kartu Keluarga (KK).

Di mana, KK yang di daftarkan dalam syarat PPDB itu, oleh kelima tersangka diganti mulai dari tanda tangan Kadis Dukcapil Kota Bogor, hingga tanggal dikeluarkannya KK tersebut.

Baca Juga : Tersangka Kasus PPDB Kota Bogor Ditetapkan 5 Orang, Ada Pegawai Kelurahan

“(Kenapa mereka ganti) karena KK aslinya itu yang tanda tangan berbeda, kemudian tanggalnya juga belum memenuhi syarat dari masuknya KK ini untuk dimasukan ke dalam aplikasi PPDB. Karena yang seharusnya yang bisa itu dalam jangka waktu minimal 1 tahun,” ucap Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso. “Nah ini fakta aslinya itu kurang dari satu tahun,” sambung dia. (ded)

Reporter : Dede Supriadi
Editor : Yosep