25 radar bogor

Kasus Istri Pergi Tinggalkan Suami Kembali Terjadi di Bogor, Kali Ini Menimpa Warga Kota Bogor

Kasus Istri Pergi Tinggalkan Suami Kembali Terjadi di Bogor, Kali Ini Menimpa Warga Kota Bogor
Kasus Istri Pergi Tinggalkan Suami Kembali Terjadi di Bogor, Kali Ini Menimpa Warga Kota Bogor

BOGOR-RADAR BOGOR, Kasus istri pergi tinggalkan suami kembali terjadi di Bogor. Teranyar, kejadian tersebut terjadi di wilayah Kampung Situpete, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor.

Wanita bernama Fitri Sandayani itu dilaporkan menghilang oleh suaminya bernama Mustofa. Istrinya dikatakan pergi meninggalkan rumah, sejak Minggu (1/10/2023).

Padahal, pasangan suami istri itu belum genap satu bulan menjalani bahtera rumah tangga. Dan sang istri pergi begitu saja tanpa izin darinya.

“Dia kemana-mananya saya gak tau. Jadi dia keluar tanpa izin saya. Hari Minggu, abis Isya berangkatnya,” kata Mustofa kepada wartawan, Rabu (4/10/2023).

Baca juga: Ditinggal Istri ke Pasar, Pria Ini Ditemukan Gantung Diri di Rumah

Mustofa pun menduga jika kepergian sang istri sudah direncanakan. Sebab, istrinya itu diketahui pergi sambil membawa semua perhiasannya di rumah.

“Kayaknya dia udah berencana. Perhiasan surat-suratnya dibawa semua sama dia. Nomor HP gak aktif, terakhir ada info, dia dijemput pakai motor sama seseorang di depan masjid, masih di Tanah Sareal,” ucap dia.

Keluarga sang istri, lanjut Mustofa, juga telah dihubungi termasuk rekan-rekannya. Hanya saja, sampai hari ini belum diketahui keberadaan istrinya.

“Udah semua (lapor polisi), keluarga dia, keluarga saya nyari semua, nyari ke temen-temennya gak ada info apa-apa. Gak ada titik terang dimana,” ungkap dia.

Sejauh ini, Mustofa mengaku tidak ada cekcok rumah tangga yang besar, selama menikah sekitar awal bulan September 2023 lalu. Dirinya berharap agar sang istri dapat kembali ke rumah dengan selamat.

“Saya pengen buru-buru dia pulang aja. Kalau emang mau dikelarin ya dikelarin, kasian orang tua di sini,” tukas dia.(ded)

Penulis: Dede Supriadi
Editor: Rany Puspitasari