25 radar bogor

Dedie Minta Perizinan Usaha dan Investasi di Kota Bogor Diberi ‘Karpet Merah’

Dedie A Rachim
Wakil Wali Kota Dedie A Rachim

BOGOR-RADAR BOGOR, Perkembangan dunia usaha dan investasi terus didorong Pemkot Bogor untuk semakin melesat. Sektor ini bahkan diminta untuk diberi ‘karpet merah’ sehingga para investor dan pengusaha semakin mudah membangun usahanya. Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat peletakan batu pertama salah satu sentra kuliner di Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Rabu (4/10/2023).

Baca Juga : Dedie Rachim : Penerima Bantuan Sosial Kota Bogor Menurun Signifikan

Dedie mengakui kerap dibuat kecewa dengan adanya keterlambatan proses perizinan pengusaha dalam mendirikan usaha di Kota Bogor. Padahal menurutnya, dalam Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) disebutkan bahwa masyarakat dapat membangun usaha selama tidak melanggar tata ruang.

“(Pengusaha dapat membangun usaha) jika bisa dibuktikan sedang memproses izin. Izin itu ada banyak, di UU Ciptaker tidak dipersyaratkan seluruhnya baru bisa berusaha. Kalau semuanya bisa 1,5 tahun lagi menunggu sampai Persetujuan Bangunan Gedung (PGB) selesai,” ujarnya.

Karpet merah bagi pengusaha dan investor dinilainya penting agar mereka tetap membangun usaha di Kota Bogor dan tidak pindah ke wilayah lain.

“Ada satu kecamatan di Kabupaten Bogor yang Pendapat Asli Daerah (PAD)-nya lebih tinggi dibanding Kota Bogor, gara-gara memperlambat proses (akhirnya) mereka pindah usaha. Belum lagi ada ormas, aparat, dan lainnya datang meronongrong pengusaha. Sehingga belum untung sudah kehabisan uang, yang seperti ini tidak bisa lagi ada di Kota Bogor,” tegasnya.

Baca Juga : Expo UMKM Juara 2023, Dedie Dukung Pemerintah Larang Social Commerce Transaksi Jual Beli

Oleh karena itu, Dedie meminta agar perizinan pendirian usaha dipermudah agar para pengusaha memiliki kesempatan terlebih dahulu. Sehingga dapat terjadi penyerapan tenaga kerja lalu berimbas pada pengurangan pengangguran dan meningkatnya PAD Kota Bogor. (fat)

Reporter : Reka Faturachman
Editor : Yosep