25 radar bogor

Dedi Mulyadi Mantap Maju Jabar 1, Setelah Menangkan Prabowo Jadi RI 1

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Dedi Mulyadi saat podcast dengan CEO Radar Bogor Group, Hazairin Sitepu di Lembur Pakuan Sukadaya Subang. Rifaldi/Radar Bogor
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Dedi Mulyadi saat podcast dengan CEO Radar Bogor Group, Hazairin Sitepu di Lembur Pakuan Sukadaya Subang. Rifaldi/Radar Bogor

SUBANG-RADAR BOGOR, Mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menegaskan, bahwa dirinya akan bekerja sekuat tenaga untuk memenangkan Prabowo Subianto jadi Presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Setelah itu, Dedi Mulyadi mengaku baru akan memikirkan langkah politiknya kedepan.

Termasuk peluang politisi Partai Gerindra itu maju sebagai calon Gubernur Jawa Barat (Gubernur Jabar) pada Pilkada Jabar 2024 nanti.

Menurut Dedi Mulyadi, jika Prabowo Subianto berhasil jadi Presiden RI 2024, kemungkinan langkah politiknya akan lebih terbuka. Termasuk Gubernur Jabar.

“Untuk (langkah politik) kedepan, ya terserah Pak Prabowo (mau) saya jadi apa. Yang penting, Pak Prabowo Subianto jadi Presiden 2024 dulu,” kata dia di kediamannya di Kalijati, Subang, Jawa Barat, Rabu 28 September 2023 malam.

Sembari berkelakar Dedi Mulyadi mengaku menyebut bahwa dirinya tidak mau menjadi calon Gubernur Jabar, tapi dirinya ingin jadi Gubernur Jabar.

“Saya nggak mau jadi calon (Gubernur Jabar), tapi saya maunya jadi Gubernur Jabar,” ujar Bupati Purwakarta periode 2008-2018 itu.

Baca juga: Kerap Dikritik Karena Jenaka, Dedi Mulyadi: Cara Orang Sunda Tangkal Stress

Ditanya langkah strategis memenangkan Gerindra dan Prabowo Subianto jadi Presiden di Jawa Barat, ia menilai hal itu tergantung strategi dari pimpinan partai.

Dedi Mulyadi mengaku akan menjalankan upaya dan strategi pemenangan tersebut.

“Intinya Pak Prabowo jadi Presiden dulu, baru saya jadi (Gubernur Jabar). Saya hanya pikirkan bagaimana caranya Pak Prabowo jadi Presiden, setelah itu baru bicara Pilgub atau Pilbup. Yang wajib itu (Prabowo jadi Presiden, red), yang lainnya mah istilahnya mah ‘sunnah’ lah,” tutup Dedi Mulyadi. (ryn)