25 radar bogor

Banyak Artis Nyaleg DPR RI Dapil Kabupaten Bogor, Anang Minta Masyarakat Jangan Bertanya Soal Ini

Tommy Kurniawan, Anang Hermansah, Ramzi, dan Jora Nilam Judge, dan Primus Yustisio (Bacaleg DPRRI dari PAN), dalam diskusi media di Cibinong, Kamis, (28/9/2023). Septi/Radar Bogor
Tommy Kurniawan, Anang Hermansah, Ramzi, dan Jora Nilam Judge, dan Primus Yustisio (Bacaleg DPRRI dari PAN), dalam diskusi media di Cibinong, Kamis, (28/9/2023). Septi/Radar Bogor

CIBINONG-RADAR BOGOR, Fenomena artis nyaleg atau mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI. Sejauh ini diketahui ada lima (5) artis yang berangkat dari daerah pemilihan Kabupaten Bogor.

Para artis nyaleg di Kabupaten Bogor, di antaranya Tommy Kurniawan (Bacaleg DPRRI dari PKB), Anang Hermansah (Bacaleg DPRRI dari PDIP), Ramzi (Bacaleg DPRRI dari Partai Nasdem) dan Jora Nilam Judge (Bacaleg DPRRI dari Partai Nasdem), dan Primus Yustisio (Bacaleg DPRRI dari PAN).

Founder Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi mengatakan, salah satu pertanyaan publik yang sering muncul ketika artis nyaleg, adalah tujuan para artis.

“Ngapain artis nyaleg, bagaimana nasib DPR kalau isinya para artis, bagaimana artis bisa memahami permasalahan masyarakat jika jadi wakil rakyat, mereka terpilih hanya karena populis dan banyak uang?,” ungkap Yusfitriadi dalam diskusi media di Cibinong, Kamis, (28/9/2023).

Baca juga: Tinggalkan Jejak Partai Keluarga, Ini Dia Alasan Kaesang Pilih Partai PSI

Hadir dalam diskusi tersebut Tommy Kurniawan, Anang Hermansah, Ramzi, dan Jora Nilam Judge, dan Primus Yustisio (Bacaleg DPRRI dari PAN). Sementara Primus berhalangan hadir.

Pertanyaan-pertanyaan di atas, kata Yusfitriadi, kerap kali muncul di tengah-tengah masyarakat.

Oleh karena itu LS Vinus menggelar diskusi untuk mejawab pertanyaan dan pernyataan masyarakat tersebut dengan narasumber yang langsung bisa menhawabnya.

“Harapannya dengan diskusi ini, karena menggunakan metode hybrid maka masyarakat bisa mendapatkan informasi langsung dari sumbernya atas perntanyaan dan pernyataan tersebut,” katanya.

Anang Hermansah menjelaskan, artis adalah profesi, sama halnya dengan pengusana, guru, dosen, pedagang dan sebagainya.

Apapun profesinya, menurutnya mempunyai hak politik yang sama di mata negara.

“Sehingga seharusnya tidak lagi menjadi pertanyaan ketika artis dan profesi lainnya mempunyai keinginan untuk memberikan kontribusi kepada negara melalui kelembagaan legislatif,” tuturnya.

Lebih lanjut Anang menjelaskan, salah satu permasalahan yang dilihat di Kabupaten Bogor adalah potensi ekonomi kreatif, terutama yang bebasis kelompok millenial yang sangat besar.

Dirinya ingin sekali mengangkat dan mengembangkan potensi tersebut, baik jadi atau tidak jadi anggota legislatif.

Sedangkan Ramzi dan Jora lebih menekankan pada pemerataan akses pendidikan yang belum merata di wilayah Kabupaten Bogor.

Bahkan kabupaten yang nempel dengan Ibu Kota Jakarta ini, rata-rata pendidikannya masih sangat rendah.

Baca juga: Nyaleg DPR, Anang Hermansyah Pilih Gabung PDIP, Ini Alasannya

Terkait dengan penguatan UMKM, jora menyampaikan keinginannya mengelola UMKM terutama home industri dari hulu sampai hilir.

Yang dia amati saat ini, potensi UMKM di Kabupaten Bogor cukup besar, namun banyak hal yang belum terkelola secara rapi dan serius.

“Misalnya pada aspek permodalan, produksi yang efektif dan kreatif dan pemasaran yang jelas,” kata Jora.

Pada giliran terakhir menjadi pembicara adalah Tommy Kurniawan.

Dirinya menyampaikan banyak hal yang sudah dia lakukan di Kabupaten Bogor selama menjabat di Komisi VI DPR RI.

“Misalnya mengelola aspek legal UMKM dan menata akses potensi usaha yang berbasis desa,” ucapnya.

Tommy juga menambahkan, kawan-kawan seprofesinya yang berada di lembaga legislatif sudah melakukan banyak hal, namun tidak diekspose seperti yang dilakukan oleh anggota dewan yang lain.

“Dilihat atau tidak oleh publik bukan itu tujuannya, namun kontribusi untuk rakyat yang nyata jauh lebih penting,” tukasnya.(cok)

Penulis: Septi

Editor: Rany Puspitasari