25 radar bogor

Tarif Khusus Biskita Mulai Berlaku, Penumpang Diminta Tak Lakukan Manipulasi

Biskita
Tarif khusus pada layanan angkutan perkotaan dengan skema Buy The Service (BTS) Biskita Trans Pakuan mulai berlaku. SOFYANSYAH/RADAR BOGOR

BOGOR-RADAR BOGOR, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Kementerian Perhubungan sudah mulai memberlakukan tarif khusus pada layanan angkutan perkotaan dengan skema Buy The Service (BTS) Biskita Trans Pakuan.

Baca Juga : Tarif Khusus BisKita Hanya Berlaku untuk Pelajar dan Lansia, Syaratnya Begini

Penetapan tarif khusus Biskita Rp2 ribu ini terhitung mulai Senin, 18 September 2023. Tarif khusus ini diberikan bagi golongan pelajar berusia 7-18 tahun, lansia maksimal berumur 60 tahun, dan difabel.

Namun, untuk bisa mendapatkan fasilitas itu, masyarakat yang termasuk dalam tiga golongan khusus tersebut dapat mendaftarkan diri pada website bptj.dephub.go.id.

Dalam website itu, penumpang diaragkan memasukkan dokumen scan Kartu Keluarga (KK) dan KTP (lansia & disabilitas), foto diri, nomor telepon, serta nomor kartu non tunai (Mandiri E-Money/BNI Tap Cash/BRI Brizzi/Flash BCA) yang digunakan.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengakui terdapat kemungkinan manipulasi data yang dapat dilakukan penumpang di luar golongan khusus. Namun dirinya menegaskan Pemerintah Kota Bogor akan melakukan pencegahan semaksimal mungki.

“Masyarakat juga harus punya integritas. Upaya dan keinginan memajukan transportasi bersama ini jangan diakal-akali,” tuturnya saat ditemui Radar Bogor, Sabtu (22/9/2023).

Sementara itu, terkait 2 koridor Biskita yang belum juga beroperasi hingga saat ini Dedie mengatakan hingga saat ini masih menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat.

Baca Juga : Segera! Tarif Integrasi pada BisKita, Penumpang Cuma Bayar Sekali dalam 90 Menit

“Ada beberapa masalah yang harus diselesaikan terkait kesiapan dari kita sendiri (Perumda Trans Pakuam) mempersiapkan diri lelang BTS. Kedua, menyesuaikan anggaran dan jadwal yang disiapkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub),” tuturnya.

Meski demikian, Dedie memandang, penambahan koridor 3 dan 4 tetap harus diimplementasikan dalam waktu dekat. Ia menargetkan rencana itu terealisasi di tahun 2024. (fat)

Reporter : Reka Faturachman
Editor : Yosep