25 radar bogor

Pemasangan Portal Truk Tambang Hanya Jadi Wacana

Ilustrasi. Sebuah truk melintasi jalan di Kecamatan Rumpin yang kerap dilalui banyak truk tambang. (Radar Bogor/Hendi Novian)

PARUNG PANJANG-RADAR BOGOR, Portal permanen dipasang Pemkab Tangerang Selatan di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Bogor. Meski begitu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor belum melakukan pemasangan yang sama terkait portal.

Sementara itu, aksesibilitas truk tambang kerap melintas di lluar jam operasional. Penyebabnya, tak ada pembatasan yang dilakukan dinas terkait di wilayah Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Portal untuk Menekan Operasional Truk Tambang, Begini Usulan Camat

“Kita akan melakukan pemasangan portal di depan Kecamatan Parung Panjang. Kalau tidak, di alternatif depan kantor Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Lumpang,” beber Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, Rabu (20/9).

Dadang menambahkan, pihaknya tidak akan memasang portal permanen. Dishub cenderung memanfaatkan portal manual yang mengikuti jam operasional.

“Misalkan siang dibuka dan pada saat malam kembali ditutup. Jadi tidak ada portal permanen dan ada petugas yang berjaga,” tegasnya.

Menurutnya, aturan portal tidak bisa disamakan dengan wilayah lain. Lantatan sudah jelas berdasarkan aturan bahwa kendaraan angkutan barang tidak melewati jam yang sudah ditentukan.

“Untuk portal itu secara jangka pendek, parkir dan penjagaan 1×24 jam. Artinya, jika ada pelanggar, tetap kita sikat,” cetusnya.

Sistem portal buka tutup itu diterapkan karena khawatir mobil angkutan BBM dan logistik yang sering lewat. “Kecuali angkutan tambang, harga mati tidak bisa lewat,” imbuhnya.

Dadang memginginkan agar pemasangan portal bisa direalisasikan pada tahun ini. Terlebih, rencana itu sudah diajukan sehingga tinggal disetujui.

Baca Juga: Lokasi Pungli di Jalur Alternatif Puncak Didatangi Petugas, Portal Dibongkar 

“Kita satu portal akan pasang dan nanti lihat apakah masih memerlukan atau tidak. Yang jelas, semakin banyak portal semakin bagus. Cuman kita terkendala anggaran,” keluhnya.(*)

Reporter: Jaenal Abidin
Editor: Imam Rahmanto