25 radar bogor

Tarif Khusus BisKita Hanya Berlaku untuk Pelajar dan Lansia, Syaratnya Begini

Warga men-tap kartunya saat naik ke transportasi BisKita di Kota Bogor. (Radar Bogor/ Sofyansyah)

JAKARTA-RADAR BOGOR, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Kementerian Perhubungan akhirnya memberlakukan tarif khusus pada layanan angkutan perkotaan dengan skema Buy The Service (BTS) BISKITA Trans Pakuan.

Direktur Angkutan BPTJ, Tatan Rustandi mengatakan, penetapan tarif ini terhitung mulai Senin (18/9) lalu. Tarif ini berlaku bagi golongan pelajar, lansia, dan disabilitas.

Baca Juga: Tarif Biskita Untuk Pelajar dan Lansia Rp2 Ribu Resmi Diberlakukan, Begini Cara Daftarnya

Ia menjelaskan kriteria pelajar yang berhak mendapatkan manfaat ini berusia 7-18 tahun, untuk golongan lansia minimal berusia 60 tahun, sedangkan untuk kategori disabilitas tidak ada batasan usia.

Untuk bisa mendapatkan manfaat berupa tarif khusus saat menggunakan layanan Biskita Trans Pakuan, masyarakat yang termasuk dalam tiga golongan khusus tersebut dapat mendaftarkan diri pada website bptj.dephub.go.id.

“Tautan registrasi tarif khusus tersebut terdapat pada halaman aplikasi dan layanan online. Dokumen-dokumen yang wajib disiapkan untuk melakukan mendaftar yaitu scan Kartu Keluarga (KK) dan KTP (lansia & disabilitas), foto diri, nomor telepon, serta nomor kartu non tunai (Mandiri E-Money/BNI Tap Cash/BRI Brizzi/Flash BCA) yang digunakan,” bebernya.

Tatan menerangkan, trif khusus yang berlaku ini mengacu pada PM 44 Tahun 2023 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 92 Tahun 2021 Tentang Besaran, Persyaratan, dan Tata Cara Pengenaan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Sampai Dengan Rp0,00 atau 0 persen yaitu sebesar Rp2 ribu

Selain pemberlakuan tarif khusus bagi golongan pelajar, lansia, dan disabilitas, saat ini BPTJ bersama dengan Dinas Perhubungan Kota Bogor juga akan segera memberlakukan tarif integrasi atau pindah koridor BISKITA Trans Pakuan.

“Dengan adanya tarif terintegrasi, nantinya pada saat penumpang berpindah bus tidak perlu membayar lagi dalam waktu 90 menit,” terangnya.

Baca Juga: Koridor BisKita Belum Bertambah, Bima Tagih Janji Pemerintah Pusat

Pemberlakuan tarif khusus bagi golongan pelajar, lansia, dan disabilitas serta tarif integrasi ini diharapkan akan kembali meningkatkan load factor layanan BISKITA Trans Pakuan yang mengalami penurunan hampir 50 persen, dari sebesar 98,71 persen sebelum pemberlakuan tarif menjadi 48,84 persen setelah diberlakukannya tarif Rp4 ribu.(*)

Reporter: Reka Faturachman
Editor: Imam Rahmanto