radar bogor

Setahun Pengobatan Terkatung-katung, Kadinkes Janji Mediasi Balita Penderita Hispospadia

Salam Hermawan, orang tua balita yang menderita hispospadia dan hernia. (Radar Bogor/Dede Supriadi)

BOGOR-RADAR BOGOR, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) merespons kasus balita penderita hispospadia asal Kota Bogor, MZAH yang membutuhkan bantuan pengobatan.

Kepala Dinkes Kota Bogor, dr Sri Nowo Retno mengatakan, pihaknya bakal memediasi kebutuhan dari warga asal Pagentongan, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat itu. “Sudah (hari ini) di-follow up oleh Puskesmas,” imbuhnya.

Baca Juga: Bolak-balik Berobat ke Rumah Sakit, Balita Pengidap Hernia Butuh Uluran Tangan

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pasir Mulya, Arvina Fitri Utami mengaku sudah komunikasi dengan orang tua dari balita penderita hispospadia.

Adapun keluhan yang sudah ditampung ini akan coba dikomunikasikan dengan Dinkes Kota Bogor untuk mencari jalan keluarnya.

“Saya sudah komunikasi dengan orang tua pasien. Akan saya coba komunikasikan dengan dinas untuk mencari jalan keluarnya,” tukas dia.

Sebelumnya, balita penderita Hispospadia itu harus bolak-balik RS bersama orang tua. Bahkan, mereka menghabiskan banyak biaya untuk berobat ke RS yang disarankan dokter di Jakarta.

Sayangnya, mereka hanya bisa mengandalkan BPJS Kesehatan karena biaya yang sangat mahal untuk memulihkan kondisi balita tersebut yang juga mengidap Hernia.(*)

Reporter: Dede Supriadi
Editor: Imam Rahmanto