radar bogor

Melawan Korupsi dan Menjaga Integritas Melalui Keterbukaan Parlemen

ESTONIA-RADAR BOGOR, Sebagai salah satu negara yang mencetuskan gerakan keterbukaan Open Government Partnership (OGP), Indonesia hadir dalam OGP Global Summit yang ke-8 yang diselenggarakan pada tanggal 5-7 September 2023 di Tallinn, Estonia.

Delegasi DPR RI yang diwakili oleh Dr. Fadli Zon berperan aktif dalam rangkaian dialog dan pertemuan yang dihadiri oleh lebih dari 2200 peserta dari 115 negara dari kalangan pimpinan negara termasuk Parlemen, Menteri, beserta Organisasi Masyarakat Sipil (CSOs), Organisasi Internasional (IO), Organisasi Non Pemerintah (NGO), akademisi dan para ahli keterbukaan.

Baca Juga: Kunjungan ke Timor Leste, Fadli Zon Temui Presiden Ramos Horta

Fokus utama dalam OGP Global Summit tahun ini pada pemerintahan terbuka di era digital, potensi teknologi untuk menjadikan pemerintahan, parlemen dan pembuatan kebijakan lebih transparan dan akuntabel, serta pelestarian demokrasi.

Dalam memberikan perspektif parlemen pada konferensi ini, Fadli Zon menjadi narasumber dalam dua kegiatan utama yakni kegiatan Open Parliament Day pada tanggal 5 September 2023 di Gedung Parlemen Estonia (Riigikogu) dan Sesi Utama Anti Korupsi pada tanggal 6 September 2023.

Fadli Zon menyampaikan pentingnya transparansi informasi dan membuka ruang partisipasi publik dalam menjaga akuntabilitas parlemen. DPR RI telah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan informasi publik dari pembentukan dan revitalisasi Sistem Informasi Legislasi (SILEG) dan aplikasi-aplikasi pelayanan informasi publik DPR.

Menjaga ruang partisipasi publik dan penguatan upaya ko-kreasi antara parlemen dan publik juga sangat penting dalam mendukung fungsi pengawasan DPR dan menjaga integritas pemerintah dan lembaga publik.

Salah satu platform penting yang dibahas adalah Global Organization of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC). Bukan hanya menjadi platform penting bagi Anggota Parlemen tapi juga menjadi jaringan kolaborasi antara parlemen, pemerintah, instansi publik, CSO, NGO, akademisi dan ahli dalam membentuk strategi dan antikorupsi di negara masing-masing.

Baca Juga: Pemkot Bakal Bangun Fasilitas Olahraga di Kebon Pedes, Ini Lokasinya

Open Government Partnership merupakan gerakan reformasi global yang didirikan oleh Indonesia bersama dengan Pemerintah Amerika Serikat, Inggris, Norwegia, Meksiko, Brasil, Afrika Selatan dan Filipina pada 20 September 2011.

Pada tahun 2018 DPR RI berkomitmen untuk memperkuat reformasi keterbukaan parlemen yang ditandai dengan dideklarasikannya Open Parliament Indonesia atau OPI. Inisiatif didukung oleh sejumlah organisasi kemitraan internasional lainnya termasuk; National Democratic Institute (NDI), Inter-Parliamentary Union (IPU) dan Parliament e-Network (OPeN).(*)

Editor: Imam Rahmanto