radar bogor

Kemarau Bikin Irigasi di Jonggol Kering Kerontang, 10 Desa Krisis Air

Irigasi
Warga Jonggol melintasi saluran irigasi yang mengering. ARIFAL/RADAR BOGOR

JONGGOL-RADAR BOGOR, Enah berjalan di atas dasar irigasi yang sudah mengering itu. Ia berjalan menyusuri dasar sungai berbatu kerikil dan berpasir.

Baca Juga : Pemkab Bakal Bangun Sumur Bor Lagi, Padahal Banyak yang Tak Berfungsi

Kondisi tersebut sudah dilakukan Enah sejak tiga minggu. Ia mengunakan dasar aliran sungai irigasi itu untuk menyeberangi Jalan Raya Jonggol menuju salah satu sumber air yang tersisa.

Ya, sudah hampir satu bulan, saluran irigasi di Desa Sukasirna, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor kering. Tak ada air mengalir di saluran irigasi selebar 4 meter itu. Hujan tak kunjung turun di wilayah timur Kabupaten Bogor itu. “Tiap hari, gak usah nyebrang di atas (jalan raya),” katanya kepada Radar Bogor Rabu (30/8/2023).

Ia menceritakan, tinggal di dekat saluran irigasi belum menjamin terbebas dari krisis air. Hampir setiap tahun wilayah tempatnya bermukim itu kekeringan. Tahun ini, menjadi yang paling parah.

“Tahun 2019 itu juga sampai kering. Tahun 2021 dan 2022 air masih ada walau hanya sedikit, tahun ini kering lagi,” tuturnya.

Baca Juga : Puluhan Relawan Bantu Suplai Air Bersih untuk Warga Jonggol

Sementara itu, Kasi Kedaruratan BPBD kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengatakan, kekeringan dan krisis air meluas di Jonggol.

Hingga saat ini tercatat ada 10 desa yang meminta bantuan pengiriman air bersih ke BPBD Kabupaten Bogor. “Jonggol ini salah satu daerah paling banyak terdampak,” tukasnya. (all)

Reporter : Arifal
Editor : Yosep