25 radar bogor

Warga Tagih Janji Perbaikan Rumah Imbas Proyek Underpass Batutulis

Warga Gang Dalam, Kelurahan Batutulis memperlihatkan kerusakan yang terjadi di rumahnya imbas getaran proyek penataan Stasiun Batutulis di Kota Bogor, Rabu (2/8). (Radar Bogor/Sofyansyah)

BOGOR-RADAR BOGOR, Warga di sekitar proyek pembangunan Underpass Batutulis menagih janji perbaikan rumah dari pihak kontraktor. Pasalnya, sejumlah rumah rusak akibat terdampak proyek penataan Stasiun Batutulis tersebut.

Sebagian besar warga yang tinggal di Gang Dalam, RW 08 Kelurahan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan terkena dampak proyek tersebut. Semula, mereka pun dijanjikan perbaikan rumah pada awal Juli 2023.

Baca Juga: Puluhan Rumah Rusak Imbas Proyek Stasiun Batutulis, Begini Kata Dedie

“Sempat ada survei dari orang proyek (dijanjikan perbaikan) bulan Juni. Dia bilang mau ada pembetulan (rumah) buat warga. Tapi sampai bulan ini nggak ada kabar,” kata warga terdampak, Yanuar Ahyar.

Lelaki 41 tahun ini mengaku sempat dijanjikan perbaikan pada 1 Juli. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut terkait dengan rencana perbaikan rumah yang mengalami kerusakan.

Oleh karena itu, dirinya meminta agar perbaikan rumah ini segera diwujudkan pihak kontraktor. Kompensasi itu diberikan berupa uang agar perbaikan dilakukan secara mandiri.

“Kalau bisa, mending uangnya aja. (Kita) Perbaiki sendiri. Soalnya sempat waktu ada wacana perbaikan, tertulis satu kali perbaikan. Kalau rusak lagi, dia gak mau ganti,” keluh pria yang tinggal di Gang Dalam sejak kecil ini.

“Makanya saya keberatan kalau diperbaiki satu kali doang, soalnya proyek masih berjalan lama,” sambung dia.

Sebanyak 21 rumah milik warga di Gang Dalam mengalami kerusakan akibat getaran proyek tersebut. Kerusakan berupa retakan pada tembok bangunan hingga lantai yang ambles.

Baca Juga: 21 Rumah Warga Rusak Imbas Proyek Penataan Stasiun Batutulis

Beberapa rumah lainnya, retakan menganga terlihat di bagian lantai. Bahkan, ada pula yang plafon rumah sampai runtuh.

Warga lainnya terpaksa harus kehilangan lantai dapurnya karena ambles akibat kerasnya getaran saat pemasangan tiang pancang untuk pembangunan dinding turap sebagai bagian dari proyek.(*)

Reporter: Dede Supriadi
Editor: Imam Rahmanto