25 radar bogor

Fajar Hidayah Kedatangan Tamu Istimewa, Para Guru Besar dari Arab Saudi

Fajar Hidayah
Para guru besar dari Universitas Imam Muhammad Ibn Saud Riyadh Arab Saudi, saat melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan sekolah Islam Terpadu Fajar Hidayah Kota Wisata, Jumat (27/7/2023) lalu.

BOGOR-RADAR BOGOR, Delegasi para guru besar dari Universitas Imam Muhammad Ibn Saud Riyadh Arab Saudi, melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan sekolah Islam Terpadu Fajar Hidayah Kota Wisata, Jumat (27/7/2023) lalu.

Baca Juga : Cuaca Hujan, Peserta Fajar Hidayah Competition 2023 Tetap Semangat Bertanding

Rombongan guru besar tersebut terdiri; Dr Abdullah Sulami selaku pimpinan rombongan,Prof Dr Fahd Sunaidi, Prof Dr Saleh Sani’, Prof Dr Abdul Aziz , Prof Dr Khalid Syaflan, prof Dr Ahmad Luhaidan, Prof Dr Ibrahim Humaidan, Dr Abdul Aziz Al Bullaikhi.

Kedatangan rombongan mendapat sambutan sangat meriah dari semua anggota keluarga besar Fajar Hidayah. Mirdas Eka Yora selaku Ketua Umum Yayasan Fajar Hidayah dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kunjungan silaturahmi dari delegasi para guru besar Universitas Imam Muhammad Ibn Saud ini, sangat berarti bagi Fajar Hidayah dan memiliki makna yang amat dalam.

“Karena selama ini telah terjalin berbagai kerjasama dan kegiatan yang mempererat tali persaudaran antara Indonesia dengan negara Saudi Arabia melalui berbagai event dan kegiatan bersama. Di antaranya, pernah beberapa tahun sebelumnya diadakan special event yang dinamakan Saudi Week,” ujar Mirdas.

Saudi Week merupakan kegiatan yang penuh dengan aneka pertandingan dan pameran budaya dari dua negara bersahabat. Dimana, puncak acara dihadiri langsung Dubes Saudi di Indonesia waktu itu yakni HE Mr. Abdulrahman Khayyat. Kegiatan juga diselingi dengan pembagian ribuan mushaf Quran dan air zamzam pada hampir 10.000 pengunjung yang menghadiri kegiatan dan aneka pertandingan.

“Maka kunjungan dari delegasi para guru besar ini memiliki makna yang luas dan dalam bagi Fajar Hidayah dan juga bagi kerjasama pendidikan ke depan,” tutur Midas.

Dr Abdullah Sulami juga dalam sambutannya mengatakan, betapa baiknya kerjasama yang terjalin selama ini dengan Fajar Hidayah. Terutama LIPIA (Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab), Dr Abdullah menyampaikan penghormatan dan apresiasinya terhadap berbagai dedikasi dan terobosan yang dilakukan Fajar Hidayah dalam dunia pendidikan. Termasuk pengembangan berbagai konsep pendidikan terbaik buat lembaga-lembaga pendidikan Islam.

Disamping kontribusi Fajar Hidayah yang begitu luas dalam berkontribusi sosial terutama terhadap ribuan anak yatim yang telah diasuh,dibina dan dididik oleh Fajar Hidayah terutama anak-anak korban tsunami Aceh.

Dr Abdullah juga sangat senang dengan segala perkembangan Fajar Hidayah yang saat ini sudah menjadi enam kampus di berbagai wilayah di Indonesia. Disamping pendiri Fajar Hidayah juga merupakan alumni LIPIA Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab yang yang notabenenya adalah kampus Saudi Arabia di Indonesia.

Dalam kegiatan kunjungan ini juga diselenggarakan beberapa event menarik, seperti pertandingan membuat miniatur masjid dari barang -barang bekas yang sangat efektif memancing daya nalar dan imajinasi para siswa. Juga pertandingan membuat masakan ala Saudi seperti samosa, diselingi juga dengan pertandingan azan yang tidak kalah meriahnya.

Baca Juga : Fajar Hidayah dan AYPI Gelar Pelatihan Jurnalistik Buat Para Guru

Puti Drasari Rangkuti, MBA selaku pendiri Sekolah Islam Fajar Hidayah juga menyampaikan rasa terimakasih yang besar pada delegasi dari Universitas Imam Muhammad Ibn Saud yang telah begitu besar memberi pengaruh luas dalam masyarakat Indonesia, baik dalam dunia pendidikan, sosial, dakwah, budaya dan bahan ekonomi.

“Dimana kiprah mereka sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan bangsa Indonesia, di antaranya adalah apa yang dirasakan dan disaksikan langsung melalui kiprah Fajar Hidayah dimana pendirinya (H.Mirdas Eka Yora,Lc.,M.Si) adalah alumni Arab Saudi atau Timur Tengah, yaitu lembaga LIPIA yang bernaung langsung di bawah Universitas Imam Muhammad Ibn Saud Riyadh,” tuturnya. (*)

Editor : Yosep