25 radar bogor

Hindari Jatuhnya Korban, Tiang dan Kabel Semrawut di Kota Bogor Bakal Digunting

tiang dan kabel
Petugas dari Dinas PUPR Kota Bogor saat menertibkan tiang dan kabel internet meresahkan di Jalan Tumenggung Wiradiredja, Kota Bogor, Kamis (22/6). (Radar Bogor/Reka Faturachman)

BOGOR-RADAR BOGOR, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor menegaskan akan terus mengekseskusi tiang dan kabel semrawut serta membahayakan pengguna jalan di Kota Bogor.

Baca Juga : Peringatan Tak Digubris, Kabel Digunting dan Tiang Internet Dicopot!

Hal ini menjadi lampu kuning bagi para operator dan provider yang kerap kurang memperhatikan pemeliharaan utilitasnya. Tiang yang miring dan kabel yang menjuntai, menjadi target utilitas yang akan dieksekusi dengan cara dicabut atau digunting.

Rena menjelaskan, keputusan itu dilakukannya untuk menghindari timbulnya korban akibat tersangkut dan terlilit utilitas saat berada di jalan, seperti yang terjadi pada seorang mahasiswa di Jakarta.

Ia mengatakan, saat ini Kota Bogor memang masih belum memiliki Peraturan Daerah terkait utilitas. Namun ke depan, aturan itu akan diterbitkan karena saat ini masih digodok. Sembari menunggu itu, pihaknya mencoba perapihan tiang dan kabel supaya tidak timbul korban.

“Sebelumnya diekseskusi kami komunikasikan dulu supaya bisa perapihan bersama. Ketika (provider) tidak digubris dan tidak mengaku akan kami ekseskusi. Sebanyak 30 persen tiang dan kabel di jalan itu sebenarnya tidak berfungsi lagi. Ada sebagian yang sudah turun ke bawah, namun untuk menghemat dan efisiensi uang dibiarkan begitu saja dililit-lilit (oleh provider)”, ungkap Rena, Senin (31/7/2023).

Selain itu, dirinya juga menyebut, kebanyakan tiang yang ada di Kota Bogor sudah berusia 20 tahun dan tidak ada pemerliharaa. Belum lagi maraknya pemasangan tiang yang tanpa izin dan dilakukan sembunyi-sembunyi.

Untuk menangani masalah in, lebih lanjut Dinas PUPR akan menggandeng para operator untuk mengeluarkam solusi jangka menengah dengan memasukkan utilitas dengan cara memasukkan kabel ke dalam tanah (ducting).

Baca Juga : Banyak Pohon Tumbang, Tutup Badan Jalan hingga Hantam Kabel Listrik

“Wali Kota sudah ber-MoU dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Kota Bogor selanjuta akan ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja samanya oleh dinas PUPT dengan masing-masing provider. Kami targetkan bulan Agustus beres sehingga mereka ada hak dan kewajiban yang harus ditaati sebelum perda utilitas disepakati. Ini menjadi shock terapi dan sosialisasi awal bahwa kami mulai sekarang akan mengurusi kabel di atas,” jelas Rena. (fat)

Reporter : Reka Faturachman
Editor : Yosep