25 radar bogor

Dinilai Terlalu Sempit, Sejumlah Pedagang Sempat Tolak Rest Area Gunung Mas

puncak bogor
Kawasan di Rest Area Puncak Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jumat (6/1/2023). Rest Area Puncak menjadi pusat perbelanjaan yang menampung 516 pedagang kios dengan konsep wisata kebun teh rampung dibangun pada akhir tahun 2022 lalu. foto : Radar Bogor / Hendi Novian

CISARUA-RADAR BOGOR, Penolakan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Puncak sempat menolak direlokasi ke Rest Area Gunung Mas, Kecamatan Cisarua. Pasalnya, mereka menganggap lapak yang diberikan sangat kecil.

Camat Cisarua, Ivan Pramudya membenarkan, sempat menerima keluhan dari pedagang yang keberatan karena dinilai terlalu sempit.

Baca Juga: Bikin Bahaya, Rest Area Dibangun di Bawah Tanjakan Darurat Puncak

“Awalnya memang keberatan karena satu lokal dibagi empat. Tapi, setelah kita berikan edukasi, pengertian, mereka mau dan siap dipindah,” katanya kepada Radar Bogor, Minggu (23/7).

Hingga saat ini, komunikasi terhadap pedagang yang akan direlokasi ke Rest Area Gunung Mas masih berlangsung. Meski demikian, belum ada pedagang yang mengisi rest area tersebut.

“Sampai saat ini belum ada laporan perihal pedagang yang sudah mengisi kios Rest Area Gunung Mas,” ringkasnya.

Sementara itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor sempat mengklaim, sudah ada 26 pedagang yang mulai mengisi kios-kios di rest area.

Kepala Bidang Perdagangan Disdagin Kabupaten Bogor, Dedi Henardi mengatakan, proses pengisian kios di rest area Gunung Mas terus dilakukan.

Bahkan, relokasi pedagang pun sudah mulai dilakukan sembari menunggu pengoperasian rest area Gunung Mas. Menurutnya, rest area tersebut akan mulai beroperasi dalam waktu dekat.

Baca Juga: Disdagin Klaim Sudah Ada Pedagang Mengisi Rest Area Gunung Mas

“Rencananya bertepatan dengan perhelatan Bogorfest pada bulan Agustus, sebagai rangkaian dari Hari Jadi Bogor (HJB) juga,” katanya.(*)

Reporter: Arif Al Fajar – Septi Nulawam
Editor: Imam Rahmanto