logo-radar-bogor

BPJS Ketenagakerjaan Targetkan 70 Juta Pekerja Aktif Terlindungi Pada 2026

BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan saat siaran di Radio Teman 95.3 FM Rabu (24/5/2023).

CILEUNGSI-RADAR BOGOR, BPJS ketenagakerjaan menargetkan 70 juta pekerja aktif terlindungi pada tahun 2026 mendatang.

Hal itu dikatakan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi Dedi Mulyadi pada saat siaran di Radio Teman 95.3 FM Rabu (24/5/2023).

Ia mengatakan saat ini sudah ada 36 juta pekerja aktif yang terlindungi. “Tiga tahun kedepan targetnya 70 juta pekerja aktif terlindungi,” katanya kepada Radar Bogor Kamis (25/5/2023).

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi Gencar Lakukan Sosialisasi

Untuk merealisasikan itu, Dedi memaparkan, BPJS Ketenagakerjaan gencar melakukan sosialisasi, edukasi dan publikasi. “Kami lakukan sosialisasi edukasi dan publikasi,” paparnya.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga melaunching dua program baru. Di antaranya, Program Sertakan (Sejahterakan sekitar anda) dan JMO (Jamsostek mobile). “Kami juga memperbanyak kanal pelayanan agar lebih mudah,” ujarnya.

Selain terlindung, peserta BPJS Ketenagakerjaan juga akan mendapatkan manfaat layanan tambahan. Di antaranya, program kepemilikan rumah sampai Rp500 juta, program pinjaman uang muka perumahan sampai Rp150 juta dan program renovasi rumah.

“Jadi minimal satu tahun dan tertib administrasi serta ikut program JHT, bisa mengajukan manfaat layanan tambahan itu,” paparnya.

Dedi pun mengingatkan kembali, jaminan sosial ini sangat penting. Kata dia, dengan tercover BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja benar-benar terlindungi. Juga bisa bekerja dengan nyaman tanpa cemas. “Kami juga saat ini terus mengkampanyekan kerja keras, bebas cemas,” tukasnya. (all)

Reporter : Arifal
Editor : Yosep