logo-radar-bogor

Faktanya, Ancaman Siber di Indonesia Tergolong Tinggi

Ilustrasi ancaman siber.

BOGOR-RADAR BOGOR, Keamanan di ruang digital, sepatutnya harus sangat diperhatikan, untuk melindungi kita dari ancaman siber.

Ancaman siber ini, menjadi perhatian Kementerian Kominfo, beserta DPR. Sehingga mereka menyelenggarakan webinar dengan tema “Tantangan Keamanan Digital”,

Software Developer dan Dosen SI Universitas Internasional Batam, Fredian Simanjuntak memaparkan dalam webinar, studi terbaru Check Point Software Technologies menyebutkan, serangan, atau ancaman siber pada industri perbankan merupakan sektor kedua terbanyak yang menerima ancaman serangan siber.

Rata-rata Lembaga keuangan di Indonesia mengalami penyerangan digital 2.730 kali per minggu.

Di mana, angka ini lebih banyak 252% dibandingkan dengan rata-rata global.

Keamanan digital yang rendah di Indonesia, tak lain dipicu sumber daya manusia (SDM) dengan literasi digital di Indonesia yang masih cukup rendah, infrastruktur teknologi yang masih belum merata dan dukungan kerangka regulasi yang belum matang.

Ancaman digital semakin berkembang. Pembaruan proteksi harus selalu dilakukan. Kompleksitas Identitas dan data pribadi semakin sulit dilindungi.

Baca juga: APJII Kerahkan Tim Ahli Dukung Keamanan Siber KTT G20

“Makanya, kesadaran akan pentingnya data pribadi semakin penting. Strategi penipuan semakin beragam. Kejelian dalam mendeteksi upaya penipuan harus diasah,” beber dia.

Sebab, lanjut Fredian, rekam jejak digital sulit dihapus, dan akan selalu menjadi incaran berbagai oknum.

Keberadaan konten digital semakin banyak, dan menarik. Sehingga bisa meningkatkan kecanduan penggunanya.

Menambahkan, Station Manager Thomson News Radio Bali, Patrick Jonathans menyebut, keamanan digital adalah keamanan yang melindungi pengguna dari ancaman siber, yang muncul dari internet.

Keamanan digital sangat penting dalam menjaga privasi dan data pribadi pengguna.

“Mari tingkatkan wawasan tentang keamanan digital, degan mengenal jenis serangan digital yang pernah terjadi,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR, Mayjen TNI Mar. (Purn) Sturman Panjaitan, menyampaikan bahwa banyak sekali tantangan-tantangan di era digital saat ini.

Keamanan digital adalah suatu bentuk atau konsep yang diupayakan, untuk melindungan keamanan asset, dan informasi digital oleh setiap orang atau perusahaan.

“Keamanan siber perlu ditingkatkan dengan kecanggihan system, dan orang yang mengelola system tersebut. Agar system tersebut dapat terlindungi dari ancaman siber, dan menjadi asset,” tandasnya. (ran)

 

Editor: Rany