logo-radar-bogor

Petani di Sukamakmur Digigit Ular Berbisa Ekor Merah, Begini Kondisinya

Petani di Sukamakmur digigit Ular Berbisa
Kondisi petani di Sukamakmur yang digigit ular berbisa saat mendapatkan perawatan medis.

SUKAMAKMUR-RADAR BOGOR, Oleh (34), petani asal Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, harus dilarikan ke Unit gawat darurat (UGD) Puskesmas Sukamakmur, Senin (1/5/2023). Ia terkena gigitan ular berbisa.

Kepada Radar Bogor, Oleh mengatakan, jari tangannya digigit ular berbisa berwarna hijau dengan ekor merah, saat membersihkan kebun cabai miliknya Senin (1/5/2023) pagi. “Tadi pagi, saya langsung ke Puskesmas Sukamamur,” katanya kepada Radar Bogor Senin (1/5/2023).

Sementara itu, petugas Puskesmas Sukamamur Teguh Yudiana memaparkan, petani yang terkena gigitan ular berbisa itu datang pukul 09.00 WIB. “Saya langsung berikan anti bisa ular,” katanya kepada Radar Bogor Senin (1/5/2023).

Baca Juga : Lagi, Pergerakan Tanah di Sukamakmur. Jalan Terputus, Tempat Ibadah Rusak!

Saat ini kata Teguh, kondisi pasien stabil. Namun, petani yang terkena gigitan ular berbisa itu harus tetap dalam pemantauan selama 24 jam ke depan.

Untuk penanganan, dilakukan pemeriksaan tanda tanda vital, seperti tensi, saturasi kasar oksigen, suhu tubuh dan lainnya. Kemudian bersihkan luka gigitan. “Lalu pemberian serum anti bisa dan kami observasi selama 24 jam,” tukasnya.

Kata dia, ular hijau ekor merah ini sering ditemukan di kawasan Sukamamur. Ular ini berbisa. Dengan ciri seluruh tubuhnya dominan berwarna hijau. Namun, pada bagian ekornya terdapat warna kemerahan. (all)

Reporter : Arifal
Editor : Yosep