logo-radar-bogor

Pelaku Divonis 8 Tahun Penjara, Keluarga Korban: Minimal 20 Tahun

BOGOR-RADAR BOGOR, Orang tua korban pembacokan pelajar SMK di Bogor tak terima dengan vonis hukuman 8 tahun penjara yang dijatuhkan pada salah satu pelaku.

Jai (52) dan Kusmiati (51) sebagai orang tua angkat korban merasa sangat tidak puas dengan vonis yang diberikan kepada tersangka MA.

Baca Juga: Pelaku Pembacokan Pelajar SMK di Bogor Divonis 8 Tahun Penjara

“Kami juga nggak terima, minimal 20 tahun lah karena sesuai perbuatan dia ya,” kata Jai, Rabu (12/4).

Menurut dia, vonis 8 tahun yang dijatuhkan kepada MA (17) tak sebanding dengan kepergian anak kesayanganya itu. Apalagi nyawa anaknya itu tidak akan pernah bisa kembali.

“Istilahnya nyawa itu kan sangat berharga dan kita juga nggak bisa maksain maunya nyawa diganti dengan nyawa. Jadi, kalau bisa dihukum seberat beratnya, hukuman mati juga gapapa dia kan sudah bikin nyawa anak saya hilang,” beber Jai meluapkan kekesalannya.

Hingga saat ini, dirinya dan keluarga masih sangat terpuruk atas peristiwa yang menimpa anaknya, Arya Saputra (16).

“Gimana ya namanya udah saya didik dari kecil, pas udah besar ditebas orang kaya gitu. Gimana perasaan pribadi saya, tetep terpuruk saya. Kok sampe segininya, sampe tragis,” sesak Jai.

Vonis dijatuhkan usai pelaku, MA, menjalani sidang di Pengadilan Negeri Bogor Kelas IA pada Senin (10/4) lalu. Vonis hakim ini lebih berat dari tuntutan jaksa yakni 7,6 tahun.(*)

Reporter: Dede Supriadi
Editor: Imam Rahmanto