25 radar bogor

Rayakan HUT Ke-29, RS Azra Gelar Bukber Bareng Koko Dennis Lim

RS Azra merayakan HUT ke-29 tahun dengan menggelar buka puasa bersama pada Kamis (6/4). (Radar Bogor/ Reka Faturachman)

BOGOR-RADAR BOGOR, Rumah Sakit (RS) Azra merayakan Hari Ulang Tahunnya yang ke-29 tahun dengan menggelar buka puasa pada Kamis (6/4). Acara yang diikuti puluhan dokter, nakes, dan karyawan RS tersebut juga dihadiri ustaz yang sempat viral di media sosial, Dennis Lim.

Direktur PT Arthasabena Putra/RS Azra, Rangga Hidayat Danukusumah mengatakan, perayaan tersebut menjadi wujud rasa syukurnya atas eksistensi RS Azra yang sudah mencapai umur 29 tahun.

Baca Juga: Perdana, Ratusan Warga Binaan Lapas Berbuka Puasa Bersama Keluarga

“Umur 29 tahun bukan waktu yang sebentar. Mungkin pendiri RS ini juga mungkin tidak menyangka bisa eksis sampai sekarang di tengah maraknya RS baru yg bermunculan di Kota Bogor,” tuturnya.

Rangga merasa senang dan bangga dapat mempertahankan RS Azra hingga saat ini. Pencapaian itu dilihatnya sebagai bentuk kepercayaan warga Bogor pada RS Azra.

Dirinya menilai, eksistensi RS Azra dilandaskan moto cepat, ramah, dan berkualitas yang terus mereka jaga. Kualitas pengobatan yang diberikan ditujukan untuk memecahkan masalah warga Bogor terutama soal kesehatan.

“Kami akan terus menjaga komunikasi baik kepada para pasien sehingga bisa membantu mereka,” tekan Rangga.

Ia mengungkapkan, tahun ini pihaknya akan mengembangkan infrastruktur dan alat yang dimiliki RS Azra. Selain itu, dirinya juga akan memulai sistem digitalisasi sehingga dapat terus eksis bertahan dari tantangan yang dihadapi.

Acara bukber turut diisi dengan siraman rohani yang disampaikan oleh Ustadz Dennis Lim. Dalam tausiahnya, Dennis mengapresiasi kerja keras yang sudah dilakukan oleh para nakes RS Azra selama ini.

Baca Juga: Aura Kasih Curhat di Acara Buka Puasa, Soal Dituding Pindah Agama

Dirinya berpesan jika doa para nakes belum dikabulkan harapan itu dapat juga berbentuk ampunan dosa dari Allah maupun kebaikan lain seperti dihindarkan dari bahaya.

“Saya juga berpesan agar para karyawan tidak alergi dengan masalah. Karena kesuksesan berawal dari sebuah masalah. Percayalah di setiap kesulitan pasti ada banyak kemudahan,” tuturnya. (*)

Reporter: Reka Faturachman
Editor: Imam Rahmanto