logo-radar-bogor

Permudah Akses Warga, Begini Strategi Pembangunan Stasiun Sukaresmi

Kawasan Sukaresmi yang direncanakan bakal mendapatkan pembangunan stasiun baru untuk mempermudah akses warga pinggiran Kota Bogor. (Radar Bogor/ Sofyansyah)

BOGOR-RADAR BOGOR, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali mencanangkan pembangunan Stasiun KRL Commuter di wilayah Kelurahan Sukaresmi, Tanah Sareal.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, Rudy Mashudi mengatakan, pihaknya sudah mendiskusikan progres pembangunan bersama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) pada Jumat (3/3) lallu.

“BPTJ sudah mengkaji terkait leveling rel kereta dan merencanakan mereview Detail Engineering Desain (DED) yang sebelumnya sudah pernah dibuat PT KAI di tahun 2024 mendatang. Baru setelah itu keluar besaran anggarannya,” ucapnya kepada Radar Bogor, Senin (6/3).

Dia mengatakan, ada dua skema pembiayaan dalam pembangunan Stasiun Sukaresmi. Pertama dengan pembiayaan dari Pemerintah Pusat melalui Ditjen Kereta Api (DJKA), Kementerian Perhubungan. Kedua dari pihak ketiga yakni swasta.

Menurutnya, kehadiran Stasiun Sukaresmi saat ini sangat dibutuhkan oleh Kota Bogor. Dalam sehari, Stasiun Bogor dapat melayani penumpang sebanyak 68 ribu orang di hari biasa dan 86 ribu pada akhir pekan. Ditambah, jauhnya jarak antara Stasiun Bogor dengan Stasiun Cilebut sejauh 8 kilometer.

Terlebih ke depan, berbagai perkembangan ruang kota di Kota Bogor dan batas wilayah lain pergerakannya akan semakin tinggi sehingga membutuhkan pemecahan pergerakan penumpang.

Dibangunnya Stasiun Sukaresmi dipercaya akan mengurangi 50 persen beban Stasiun Bogor. Aliran penumpang nantinya akan didistribusikan melalui stasiun baru tersebut.

“Warga dari Kecamatan Bogor Utara, Tanah Sareal, Bogor Barat, dan wilayah perbatasan lain akan turun dan naik di situ dan meneruskan perjalanan dengan Biskita yang sudah melayani Jalan Sholeh Iskandar, Bubulak, dan Cidangiang,” tutur Rudy.

Rencana itu pun sudah didukung dengan pembebasan lahan seluas 6 ribu meter sejak tahun 2006 dan pembangunan akses Jalan di sebelah underpass Jalan Sholeh Iskandar.


Rudy mengatakan Pemkot Bogor bakal mengakselerasi pembangunan tersebut. Karena, selain dapat mendistribusikan penumpang pembangunan Stasiun Sukaresmi dapat mendorong perekonomian warga sekitar. (*)

Reporter: Reka Faturachman
Editor: Imam Rahmanto