logo-radar-bogor

Puluhan TNI Serbu Desa Gunung Putri, Ini Tujuannya

Puluhan TNI menyerbu Kantor Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (3/3). (Radar Bogor/ Arif Al Fajar)

GUNUNG PUTRI-RADAR BOGOR, Puluhan TNI menyerbu Kantor Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (3/3). Mereka merupakan calon Komandan Kodim yang tengah menempuh pendidikan di Pusat Pendidikan Teritorial (Pusdikter) TNI AD.


Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri mengatakan, sekira 50 calon Dandim yang datang. Mereka melaksanakan On the Job Training (OJT) di wilayahnya.

“Mereka mendapatkan berbagai pengetahuan tentang tata kelola desa di berbagai bidang,” katanya kepada Radar Bogor.

Sementara itu, salah satu pimpinan rombongan peserta dari Pusdikter Bandung, Letkol Inf Banani mengatakan, banyak pembekalan yang diperoleh para calon dandim yang dapat menginspirasi desa-desa wilayah lainnya.

“Desa Gunung Putri dapat dijadikan sebagai objek desa percontohan yang telah memperoleh banyak penghargaan di berbagai bidang baik di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan,” pujinya.

Selain itu, Desa Gunung Putri dianggapnya unggul karena berprestasi dalam bidang UMKM, endidikan, keagamaan, kesehatan, maupun teknologi.

“Masih banyak bidang-bidang lainnya seperti Desa Tangguh Bencana (Destana) dan Desa yang Bersih dari Narkoba (Bersinar),” sambungnya.

Hal senada, perwakilan peserta OJT Calon Komandan Kodim type B, Letkol Inf Agustiar mengakui, memperoleh banyak ilmu saat berada di Desa Gunung Putri.

“Dengan segala inovasinya yang dapat memberikan motivasi kepada para calon Dandim untuk memberikan pembekalan kepada petugas-petugas Babinsa nanti di wilayah teritorialnya,” paparnya.


Untuk diketahui, Pusdikter adalah lembaga pendidikan di bawah Kodiklat TNI AD. Pusdikter fokus menyelenggarakan pendidikan bidang teritorial dalam rangka menyiapkan kader-kader aparat teritorial di Satuan Komando Kewilayahan yang berada di Bandung, Jawa Barat. (*)

Reporter: Arif Al Fajar
Editor: Imam Rahmanto