Polbangtan Resmikan Pabrik Pakan Ternak, Bagian dari Teaching Factory

Pabrik Pakan Ternak
Mahasiswa Jurusan Peternakan Polbangtan Bogor mendemonstrasikan cara kerja alsintan di pabrik pakan ternak.

BOGOR – RADAR BOGOR, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor jurusan Peternakan, kini memiliki Teaching Factory (TEFA) berupa pabrik pakan ternak skala mini, di Kampus Cinagara, hasil kerjasama dengan YESS PPIU Jawa Barat.

Pabrik pakan ternak skala mini ini, nantinya akan difungsikan sebagai ruang praktik bagi mahasiswa jurusan peternakan, untuk dapat menghasilkan pakan yang berkualitas khususnya bagi hewan ternak.

Pakan merupakan faktor penting untuk meningkatkan produktivitas ternak, yang pada akhirnya akan mempengaruhi kualitas produksi hasil peternakan.

Untuk menghasilkan mahasiswa yang memiliki kompetensi dibidangnya, Jurusan Peternakan Polbangtan Bogor mendirikan fasilitas penunjang kompetensi mahasiswa berupa pabrik pakan ternak.

Model teaching factory berupa pabrik pakan ternak inilah yang diharapkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, hadir di UPT Pendidikan Pertanian seperti Polbangtan dan SMKPP yang menitikberatkan pada praktik pembelajaran.

“Lembaga Pendidikan Pertanian berfungsi sebagai wadah untuk mencetak tenaga SDM Pertanian yang handal, professional, maju, mandiri dan modern karena pengelolaan pertanian saat ini harus dilakukan dengan melibatkan teknologi Pertanian harus bergerak secara maju, mandiri dan modern, ” ujar Mentan Syahrul.

Hal serupa juga diungkapkan  Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Prof Dedi Nursyamsi. Menurutnya, pendidikan vokasi pertanian memiliki tujuan untuk menghasilkan alumni yang berkualitas, qualified job creator atau bisnis entrepreneurship yang tinggi.

“Pembelajaran melalui TEFA diharapkan dapat menumbuh-kembangkan karakter dan etos kerja (disiplin, tanggung jawab, jujur, kerjasama, dan kepemimpinan) yang dibutuhkan DU/DI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) serta meningkatkan kualitas hasil pembelajaran dari sekedar membekali kompetensi (competency based training) menuju ke pembelajaran yang membekali kemampuan memproduksi barang/jasa (production based training)”, jelas Dedi.

Direktur Polbangtan Bogor, Syaifuddin dalam soft launching TEFA Pabrik Pakan Ternak, Kamis (19/1/2023) mengatakan pabrik pakan ternak mini ini merupakan bagian dari proses dan fasilitas pembelajaran yang terbaru dimiliki Polbangtan Bogor di Kampus Cinagara.

Dimana Teaching Factory (TEFA) in,  merupakan bantuan dari YESS Program. Kapasitas pabrik pakan ternak ini 500 kg per hari dan akan dikembangkan terus.

Mesin-mesin pengolah pakan yang berada di TEFA ini pun sangat lengkap, terdiri dari rotary drying machine, mixer horizontal, pengepres minyak maggot, mesin pelet vertikal, wafer livestock printing, mixer, disk mill, vibrator screener, molen mini, mesin cooler, mesin Chopper.

Avatar

Sehingga, dalam TEFA tersebut mahasiswa dan mahasiswi Jurusan Peternakan di Polbangtan Bogor Kampus Cinagara, bisa belajar banyak mengenai proses produksi pakan ternak sekaligus merangsang munculnya wirausaha muda Pertanian bidang Peternakan, khususnya mendukung kemandirian pakan dari peternak milenial YESS Program binaan Polbangtan Bogor.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Idha Widi Arsanti yang juga Direktur YESS Program mengatakan pabrik pakan ternak mini ini, menjadi sarana penting bagi peternak milenial agar mandiri pakan dengan memanfaatkan sumber di sekitarnya.  “Upaya pelatihan akan dilakukan dan prakteknya bisa di Polbangtan Bogor dengan fasilitas TEFA ini, ” ujar Santi.

Sebagai informasi, YESS Program di Jawa Barat dikomandani Polbangtan Bogor berada di 5 Kabupaten binaan yakni Kabupaten Bogor, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Subang. Sehingga keberadaan pabrik pakan mini sebagai sarana praktek pembelajaran sangat berguna bahkan mendukung kemandirian peternak milenial YESS Program. (adv)

Pewarta: Ardianinda Wisda
Editor : Yosep

Berita Lainnya