Kasus Pelecehan Pendaki di Kawah Ratu TNGHS Berakhir Damai

Lokasi yang diduga menjadi salah satu tempat pelaku melancarkan aksinya memotret korban-korbannya. (Instagram @irenedea.f)

BOGOR-RADAR BOGOR, kasus yang sempat ramai di dunia maya terkait pelecehan seksual terhadap perempuan pendaki di Kawah Ratu tampaknya berujung damai. Permintaan maaf secara resmi telah dilakukan oleh terduga pelaku kepada korbannya.


Korban, Irene melalui unggahan Instagramnya, telah menerima permohonan maaf tersebut. Ia mengunggah video yang menunjukkan terduga pelaku meminta maaf di dalamnya, Selasa (24/1).

Dalam permohonan maafnya, pelaku telah mengakui perbuatannya dan mengatakan siap menerima konsekuensi atas perbuatannya dengan diberhentikan dari pekerjaannya di Lokasi Wisata Pendakian Pasir Reungit, Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Surat pemberhentian dari Koperasi Satria Rimba Athalla juga dilampirkan sebagai bukti.

Melalui hal tersebut, saya bersama dua korban lainnya menerima permohonan maaf yang telah disampaikan,” tulis Irene.

Selain itu, ia mengimbau agar pihak pengelola area wisata dapat terus menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung. Setidaknya dengan melakukan upaya pencegahan semaksimal mungkin agar kasus serupa tidak terulang kembali.

Ia juga berharap agar seluruh korban pelecehan seksual lainnya bisa mendapatkan perlindungan dan hak secara maksimal serta mendapatkan hasil akhir yang seadil-adilnya.

Lewat pernyataan ini pula, saya hendak mengucapkan terima kasih kepada segenap masyarakat dan pihak TNGHS yang telah memberikan dukungan serta upayanya untuk mengawal kasus ini hingga selesai,” tandasnya dalam unggahan Instagram.(*/mam)

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Irene (@irenedea.f)

Berita Lainnya