Gandeng Media Nasional, Prodi KPI UIKA Ajak Mahasiswa Praktek Membuat Siaran TV

UIKA
Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), UIKA Bogor menggelar produksi siaran televisi Sabtu (21/1/2023).

BOGOR-RADAR BOGOR, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), UIKA Bogor menggelar produksi siaran televisi Sabtu (21/1/2023).

Para mahasiswa tampak mengoperasikan sendiri peralatan produksi, dan menempati peran-peran yang biasanya dilakukan oleh kru televisi. Mereka menggarap sebuah siaran religi yang selanjutnya ditayangkan secara nasional.

Ketua Program Studi KPI UIKA, Dewi Anggrayni menjelaskan, aktivitas tersebut merupakan bentuk kerja sama antara pihaknya dengan salah satu media nasional. Siaran yang dibuat, disebutnya menjadi produk dari pembelajaran yang sudah dilakukan sebelumnya.

“Kami ingin mereka bisa belajar langsung alat-alat yang biasa digunakan di dunia profesional. Bukan hanya dengan handphone dan kamera biasa. Selain itu, mereka juga bisa secara langsung menyerap ilmu dari para kru televisinya,” tutur Dewi.

Ia berharap, mahasiswanya dapat mempraktekkan ilmu yang selama ini sudah diberikan di kelas dengan terampil sehingga siap terjun ke dunia kerja.

“Saat pandemi mereka belajarnya hanya secara online. Kemampuan produksinya pun jadi terbatas hanya dengan teori di kelas. Maka dari itu kami dorong untuk praktek langsung sehingga lebih maksimal. Dimulai dari tahap pra produksi hingga pasca produksi,” imbuhnya.

Ia menerangkan Prodi KPI UIKA punya kelebihan dibandingkan dengan jurusan jurnalistik lain. Mahasiswa didikannya bukan hanya memiliki kemampuan jurnalistik namun juga dibekali aspek dakwah.

“Dengan begitu mereka akan menjadi para pelaku jurnalistik yang memiliki nilai-nilai Islami. Meskipun mengikuti framing medianya namun mereka tidak akan melepaskan sisi kejujuran dan nilai Islam,” jelas Dewi.

Dirinya menyebut, saat ini Prodi KPI UIKA telah menjalin kerja sama dengan sejumlah media ternama di Kota Bogor dan media nasional. Ke depan pihaknya bakal terus menyelenggarakan praktek serupa sehingga dapag melahirkan praktisi jurnalistik yang kompeten.

“Saat bulan Ramadan nanti kami akan menggarap beberapa projek lain, dan melibatkan mahasiswa di semester lain sehingga semua bisa merasakan serta memperoleh pengalaman yang sama,” terang dia.

Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan, Budi Susetyo mengapresiasi langkah Prodi KPI UIKA. Menurutnya praktek langsung dengan peralatan sebenarnya memang diperlukan bagi mahasiswa sehingga siap menghadapi dunia kerja.

“Pengalaman ini bisa menjadi bekal mereka saat masuk menjajaki dunia kerja. Selain membuat mereka menjadi lebih siap, cara ini juga dapat mendorong UIKA menjadi semakin dikenal oleh masyarakat,” kata Budi. (cr1)

Reporter : Reka Faturachman
Editor : Yosep

Berita Lainnya