25 radar bogor

RS Lapangan Ditutup, Kembali Jadi Sekretariat Pengcab dan Wisma Atlet

RS lapangan
RS Lapangan Wisma Atlet GOR Pajajaran khusus pasien Covid-19 bakal ditutup dan dikembalikan ke fungsi semula.

BOGOR-RADAR BOGOR, Wali Kota Bogor, Bima Arya, bakal menutup dan mengembalikan fungsi RS Lapangan di kawasan GOR Pajajaran, jadi sekretariat pengcab dan wisma atlet. Hal itu menyusul kebijakan pemerintah pusat yang mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Herry Karnadi, mengatakan, selain jembali jadi wisma atlet, bangunan RS Lapangan juga akan dipakai sebagai kantor Sekretariat Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), National Parlympic Commite Indonesia (NPCI), dan sejumlah Pengurus Cabang (Pencab) Olahraga Kota Bogor.

“Sebelumnya, lantai satu bangunan itu adalah kantor Dispora, sedangkan lantai 2 dan 3-nya wisma atlet. Saat pandemi berubah menjadi RS Lapangan untuk memenuhi kebutuhan perawatan. Setelah dua tahun beroperasi, dan kondisi sudah sangat landai, dikembalikan lagi fungsinya,” jelas Herry saat ditemui Radar Bogor pada Rabu (4/1/2023).

Ia mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan (Dinkes), Sekretariat Daerah Bagian Bidang Aset, dan RSUD Kota Bogor untuk menyepakati waktu peralihan yang akan dilakukan secara bertahap.

Di tahap pertama, mereka akan melakukan pendataan ulang dan memeriksa kembali aset miliknya masing-masing. Di sisi lain, RSUD menyiapkan tempat untuk menampung peralatan kesehatan yang ada di RS Lapangan.

Pada pekan berikutnya, alat-alat tersebut mulai dipindahkan kembali ke tempat pemilik asetnya masing-masing. “Di sana (RSL) ada bangsal, komputer, alat-alat kesehatan, dan alat pelindung diri,” terang Herry.

Setelah alat-alat tersebut dipindahkan, di minggu berikutnya bangunan tersebut akan dirapikan. Sekat-sekat yang awalnya membatasi sebagai ruang perawatan akan dibongkar.

“Di pekan ketiga kami rapi-rapi dan bersih-bersih seluruhnya. Lalu pekan keempat, kami masukan kembali kasur-kasur milik wisma atlet,” imbuh dia.

Herry menargetkan, bangunan tersebut dapat digunakan kembali pada awal Februari 2022. Ia menyebut, sebelum diisi para Pengcab, harus memenuhi sejumlah persyaratan seperti legalitas, kepengurusan, kegiatan, dan prestasi.

“Banyak yang mau masuk ke sana, makanya harus ada persyaratan. Lantai 1 akan kami utamakan untuk KORMI dan NPCI, sebab mereka induk organisasi yang membawahi banyak cabang, selebihnya akan diisi sekira 10 Pengcab,” tutur Herry.

Namun dirinya mengungkapkan, perlengkapan wisma atlet yang posisinya di lantai 2 dan 3, tidak akan kembali seperti sediakala akibat peralihan.

“Saat peralihan banyak barang-barang yang rusak. Kemudian kasur hanya tersisa 30-40 dari jumlah awal 130. Karena banyak yang sudah digunakan oleh masyarakat,” terang Herry.

Pihaknya bakal melakukan pengadaan lagi di akhir tahun nanti, melalui anggaran perubahan tahun 2023. Itu diharapkannya dapat memberikan kenyamanan dan pelayanan maksimal kepada para masyarakat yang menggunakan wisma.

Avatar

“Kapasitas wisma ini 130, sayang sekali jika hanya ada 30-40 kasur. Kami akan menambah sekira 100 kasur lagi di akhir tahun nanti,” tutup dia. (cr1)

Reporter : Reka Faturachman
Editor : Yosep