Pasca Bom Bunuh Diri, Polresta Bandung Siagakan Petugas Berompi Anti Peluru

Pengunjung diperiksa di pos penjagaan Mapolresta Bandung, Rabu (7/12). (Radar Bandung/ Putra Wahyu Purnomo)

BANDUNG-RADAR BOGOR, Polresta Bandung beserta 26 Polsek jajaran langsung melakukan pengamanan ekstra, Rabu (7/12). Usai ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung.

Baca Juga: Pasca Teror Bom di Bandung, Markas Polisi di Bogor Dijaga Ketat

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, langkah tersebut diambil sebagai peningkatan kemananan dan penjagaan di lingkungan Mapolresta Bandung.

“Kami melaksanakan peningkatan keamanan khususnya di bagian penjagaan, sehingga masyarakat yang akan masuk ke Polresta Bandung tidak langsung masuk, melainkan melalui proses pemeriksaan terlebih dahulu,” tegas Kusworo, Rabu (7/12).

Nantinya, setiap pengunjung Polresta Bandung yang datang akan dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Kemudian, pengunjung yang datang akan diberi tanda pengenal khusus.

“Pengunjung harus menitipkan kartu tanda pengenal, nanti diberi kartu tanda pengenal yang dikalungkan,” tambahnya dikutip Radar Bandung (Radar Bogor Group).

Petugas yang berjaga akan dilengkapi dengan rompi anti peluru dan senjata. Kemudian, para petugas pun ditempatkan secara berpasangan selama melakukan tugas jaga.

“Petugas siap dengan metode bagi sistem, jadi tidak sendirian minimal berdua sehingga bisa saling backup dalam kondisi situasi apapun,” terangnya.

Baca Juga: Pasca Teror Bom di Bandung, Markas Polisi di Bogor Dijaga Ketat

Kusworo, menjelaskan, di pos penjagaan depan terdapat dua petugas bersenjata lengkap dilengkapi dengan rompi anti peluru. Namun, Kusworo mberharap masyarakat agar tidak panik, sebab pengamanan ini sudah sesuai SOP dari kepolisian.

“Namun juga tidak membuat masyarakat sungkan bahkan takut untuk masuk ke mabes Polresta Bandung, karena SOP yang kita laksanakan setiap saat. Tapi ada kalanya ditingkatkan,” terangnya. (radarbandung/cr1)

Editor: Imam Rahmanto

Berita Lainnya