9.467 Warga Miskin Megamendung Kebagian Jatah Bansos

Sejumlah warga mengantre untuk menerima bansos BLT BBM di Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung. (Radar Bogor/ Arif Al Fajar)

MEGAMENDUNG-RADAR BOGOR, Ribuan warga memadati kantor sejumlah kantor desa di Kecamatan Megamendung untuk mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM. Pencairan BLT BBM ini bersamaan dengan pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Warga harus rela antre berjam-jam. Karena jumlah warga yang hendak mencairkan BLT BBM dan BPNT membeludak. Pemandangan tersebut terjadi sejak Kamis (1/12/) lalu.

Baca Juga: Sedang Antre Ambil Bansos, Warga Cigudeg Meninggal Dunia

Camat Megamendung Acep Sajidin memaparkan, ada 9.467 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Megamendung yang antre bansos. Mereka tersebar di 12 desa.

“Jumat ini semua sudah tersalurkan. Untuk mengurai antrean, penyaluran di sejumlah Desa dilakukan selama dua hari,” katanya kepada Radar Bogor, Jumat (2/12).

Acep memaparkan, ada tiga desa yang membagi penyaluran bansos dalam dua hari. Yakni Desa Pasir Angin, Desa Sukamanah, dan desa Sukakarya.

“KPM di tiga desa itu paling banyak,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukamahi, Budi Mamat memaparkan untuk penyaluran BLT BBM dan BPNT sudah selesai disalurkan. Adapun nominal yang disalurkan yakni Rp900 ribu.

Dalam bentuk sembako Rp400 ribu atau BPNT dua bulan, kemudian uang cash BPNT satu bulan senilai Rp200 ribu.

“Tambahan cash dari BLT BBM sebesar Rp300 ribu,” katanya.

Baca Juga: Pemkab Bogor Salurkan Langsung Bansos untuk Korban Gempa Cianjur

Kendati demikian, dari 564 KPM di Desa Sukamahi, yang tersalurkan sebanyak 562 KPM.

“Satu KPM tidak ditemukan alias tidak ada. Sedangkan, satu KMP lagi sedang di luar kota,” pungkasnya. (*)

Reporter: Arif Al Fajar
Editor: Imam Rahmanto

Berita Lainnya