Tim DVI Polri Selesai Identifikasi 151 Jenazah Korban Gempa Cianjur

Evakuasi Gempa
BARU BERLATIH ENAM BULAN: Tim K-9 Yonif Raider 300/BJW di salah satu lokasi terdampak gempa Cianjur.

CIANJUR-RADAR BOGOR Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Gempa bumi Cianjur Jawa Barat telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 151 jenazah korban akibat gempa. Proses identifikasi terus dijalankan petugas.

“Pada kesempatan ini kami akan menyampaikan kegiatan DVI dalam rangka identifikasi korban meninggal dalam bencana gempa bumi. Update sampai dengan Selasa kami menerima 4 jenazah,” ujar juru bicara DVI Polri Brigjen Pol Nyoman Eddy kepada wartawan, Kamis (1/12).

Tim DVI Polri mengingatkan agar korban selamat dari peristiwa bencana Cianjur yang masih kehilangan anggota keluarganya untuk melapor. Laporan bisa disampaikan ke posko yang disediakan, mulai dari Posko Pengaduan Orang Hilang atau Posko Ante Mortem DVI.

Baca Juga:Update Gempa Cianjur: Korban Meninggal Bertambah Menjadi 327 Jiwa

“Kepada keluarga yang masih merasa kehilangan anggota keluarganya untuk diimbau bisa melapor ke Posko Pengaduan Orang Hilang, Posko Ante Mortem DVI di bagian forensik RSUD Sayang Cianjur,” ucapnya.

Menurutnya, saat melapor anggota keluarga yang datang perlu membawa data-data korban berupa kartu, rekam medis gigi, foto terakhir korban, dan rekam sidik jari. Sementara itu, hanya keluarga inti korban yang boleh mengambil data hasil identifikasi.

“Untuk pengambilan sampel data DNA DVI, diharapkan yang hadir adalah orangtua kandung atau anak kandung korban untuk diambil sampel DNA-nya,” imbuhnya.

Baca Juga:Cianjur Gempa Lagi, Relawan Tim Medis Evakuasi Pengungsi Sakit ke Ambulans

Diketahui, gempa bumi dengan magnitudo 5,6 melanda wilayah barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (21/11) pukul 13.21 WIB. Menurut BMKG, pusat gempa bumi itu berada di koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur, sekira 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, pada kedalaman 10 km.

Getaran gempa dirasakan hingga wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor dan wilayah di Jawa Barat lainnya. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Cianjur, bencana alam ini telah merenggut jiwa sebanyak 328 orang. Sedangkan hampir 2 ribu lainnya luka-luka. Kemudian jumlah pengungsi mencapai 58 ribu orang. (JPG)

Editor:yosep/adli-pkl

Berita Lainnya