Politikus Perempuan Nasdem Sindir Benny Agar Fokus Benahi BP2MI Saja

Video percakapan presiden Jokowi dengan Benny Ramdhani pada acara Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno
Presiden Joko Widodo menyapa relawan saat menghadiri acara Gerakan Nusantara Bersatu: Satu Komando Untuk Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11/2022). Gerakan Nusantara Bersatu dari berbagai elemen relawan Jokowi itu untuk menyelaraskan persepsi barisan satu komando di bawah arahan Presiden Joko Widodo. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

GBK-RADAR BOGORhttps://www.tiktok.com/@radarbogor?lang=en Video percakapan presiden Jokowi dengan Benny Ramdhani pada acara Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno pada Sabtu, 26 November 2022, viral dan menuai banyak sorotan dari berbagai kalangan.

Dalam video tersebut terlihat kepala BP2MI itu menyampaikan masukan kepada presiden Jokowi terkait bagaimana menghadapi para pengkritik. Benny juga menyampaikan siap menyerang dan meminta presiden menggunakan hukum untuk menjerat para pengkritiknya.

Baca Juga:Konser Raisa Dipastikan Digelar di GBK

Merespons hal itu Ketua DPP Partai NasDem bidang Migran Yulisa Baramuli mengatakan, sebaiknya Benny fokus pada tupoksi sebagai kepala BP2MI, bukan malah menjadi relawan dan memberikan masukan yang dapat merusak demokrasi Indonesia.

“Benny kan masih banyak pekerjaan rumah di BP2MI, masih banyak persoalan yang dihadapi oleh para pekerja migran Indonesia. Janganlah membuat kerja Presiden Jokowi selama delapan tahun lebih dan sudah sangat baik jadi rusak karena hanya cari perhatian,” Kata Yulisa Baramuli

Lebih lanjut Yulisa yang merupakan Ketua DPP Partai NasDem bidang Migran juga meminta Benny fokus kerja agar pekerja migran Indonesia tidak mendapatkan masalah di luar negeri. Karena masih ada 3 juta lebih pekerja migran Indonesia di berbagai negara. Harusnya Benny fokus mengurus mereka, sebab mereka merupakan warga negara dan pahlawan devisa yang harus dilindungi.

Baca Juga:Hari Ini Partai NasDem, Prima, PBB, dan Perindo Daftar ke KPU

“Video viral tersebut juga memperlihatkan bahwa Benny lebih sibuk mengurusi politik daripada pekerjaan utama, bahkan mengatakan siap menyerang balik pengkritik Jokowi. Padahal kritik merupakan hal lumrah dan bagian dari demokrasi, agar pemerintah bisa bekerja lebih baik dalam menyejahterakan rakyat,” Tutur Yulisa

Yulisa juga meminta presiden Jokowi tidak terpengaruh oleh masukan Benny tersebut. “Malah bagus jika presiden Jokowi menegur Benny dan memintanya fokus pada kerja. Sebab presiden Jokowi seorang negarawan bukan politisi seumur jagung,” pungkas Yulisa(JPG)

Editor:yosep/arul-pkl

Berita Lainnya