Sering Macet Distribusi Logistik, Ridwan Kamil: Jangan Wisata Bencana!

rumah roboh
Sejumlah bantuan terus disalurkan ke titik-titik terdampak gempa di Kabupaten Cianjur. (Radar Bogor/ Hendi Novian)

CIANJUR-RADAR BOGOR, Bantuan logistik terus mengalir ke sejumlah titik bencana di Kabupaten Cianjur. Akan tetapi, banyaknya kendaraan dianggap memicu keterlambatan logistik ke sejumlah wilayah.

Baca Juga: Update Gempa Cianjur: Korban Meninggal Bertambah Menjadi 327 Jiwa

Pasalnya, rombongan bantuan yang masuk ke Cianjur membuat jalanan-jalanan semakin sempit. Kemacetan panjang semakin tak terhindarkan di jalan-jalan utama maupun pedesaan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun angkat suara dengan kondisi tersebut. Ia meminta agar masyarakat tidak beramai-ramai mengantarkan bantuan hanya karena ingin melihat-lihat lokasi bencana.

“Jangan lakukan wisata bencana atau ingin lihat-lihat Bantuannya 1 mobil, tapi yang mengantar di belakang bisa sampai 6-8 mobil,” tandasnya, dikutip Radar Bogor, Selasa (29/11).

Hal itulah yang dianggapnya menjadi salah satu penyebab jalanan desa di zona bencana macet setiap pagi. Apalagi, jalanan sempit yang rata-rara hanya punya lebar 4-6 meter dilalui banyak kendaraan. Ditambah lagi, kendaraan parkir di pinggir jalan yang sudah sempit itu.

Tak pelak, evakuasi korban dan distribusi kepada para pengungsi menjadi sering terkendala dan sangat lama. Itu pun disesalkan lelaki yang akrab disapa Kang Emil ini.

Ia pun mengimbau, agar penyaluran bantuan korban bencana Cianjur tak perlu ramai-ramai. Itu lebih efektif dan efisien.

Baca Juga: Dampak Gempa Cianjur, Okupansi Hotel di Puncak Turun 60 Persen

“Cukup mobil bantuannya saja dengan seperlunya tim perwakilan. Atau titipkan ke organisasi relawan resmi. Semoga dengan hati yang berempati, batin yang bijak dan pikiran yang jernih, imbauan ini bisa dipahami,” tutupnya. (*/mam)

Editor: Imam Rahmanto

Berita Lainnya