Dampak Gempa Cianjur, Okupansi Hotel di Puncak Turun 60 Persen

Rumah porak-poranda di banyak wilayah Kabupaten Cianjur. Kondisi ini juga berimbas pada kawasan perhotelan area Puncak, Kabupaten Bogor. (Radar Bogor/ Hendi Novian)

CISARUA-RADAR BOGOR, Bencana gempa bumi yang terjadi di Cianjur juga berdampak pada penurunan kunjungan hotel di kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor. Bahkan, penurunannya mencapai angka 60 persen.

Baca Juga: Hibur Anak-Anak Korban Gempa Cianjur, GAN Hadiahkan Bingkisan Jajanan

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor Juju Djunaedi menilai, penurunan ini dikarenakan banyaknya wisatawan yang masih merasa takut berwisata dan menginap di Puncak yang notabene berdekatan dengan Cianjur.

“Selain banyak angkutan pembawa logistik yang lalu-lalang, juga pemberitaan Puncak yang juga terdampak,” katanya saat dikonfirmasi Radar Bogor, Selasa (29/11).

Untuk meningkatkan kembali okupansi hotel-hotel di Puncak, pihaknya bakal melaksanakan sejumlah kegiatan-kegiatan yang melibatkan wisatawan. Apalagi saat ini sudah ada sekitar 150 hotel yang telah tergabung dalam PHRI Kabupaten Bogor.

“Pekan depan, kami targetkan kenaikan kembali. Rencananya kami buat event-event. Namun, memang kami masih terkendala dengan adanya musibah di Cianjur yang fokus membantu para korban,” jelasnya.

Sebelumnya, PHRI Kabupaten Bogor menggalang donasi ke para anggota untuk membantu korban terdampak gempa M 5,6 di Kabupaten Cianjur.

Bantuan juga diberikan kepada warga Bogor yang juga terdampak bencana tersebut di beberapa desa di Cisarua dan Megamendung.

Baca Juga: Masalah Berlarut-larut, Hotel Sayaga Bakal Dilelang Kembali

“Bantuan dari hasil donasi para anggota dalam bentuk kebutuhan pokok bagi para korban” tukas Juju.(*)

Reporter: Septi Nulawam
Editor: Imam Rahmanto

Berita Lainnya