‘Womenpreneur of SERUMPI’ TIM PPK BEM FKIP Universitas Tidar

Tim PPK BEM FKIP
Tim PPK BEM FKIP Universitas Tidar, mengadakan kegiatan kewirausahaan di Desa Kalirejo Sabtu (26/11/2022).

MAGELANG-RADAR BOGOR, Dengan program pendidikan perempuan yang dinamakan Sekolah Perempuan Mengejar Mimpi (Serumpi) Tim PPK BEM FKIP Universitas Tidar, mengadakan kegiatan kewirausahaan setelah kegiatan sebelumnya yaitu keagamaan dan pendidikan.

Baca Juga : Kemendikbudristek Keluarkan SE Terbaru Soal PTM 100 Persen

Acara tersebut mengangkat tema “Make a Great Business with Innovation and Enterpreneurship “ dilaksanakan pada Sabtu (26/11/2022), dengan peserta yang tergabung dalam kelas berjumlah 15 orang yang berasal dari 10 dusun berbeda yang ada di desa tersebut.

Berdasarkan inisiatif dari penduduk Desa Kalirejo, untuk menunjang kegiatan perekonomian penduduk desa didirikanlah sebuah tempat produksi Grubi dan Slondok.

Namun, terdapat permasalahan yang dihadapi oleh penduduk Desa Kalirejo yaitu keterbatasan informasi/wawasan terkait pembuatan brand produk dan hanya mengandalkan distributor untuk penjualan mereka.

Melihat pentingnya pengelolaan penampilan produk dan teknis-teknis pemasaran , maka perlu adanya pembinaan bagi para penduduk Desa Kalirejo.

Dalam permasalahan tersebut, Tim PPK BEM FKIP memilih kegiatan pendampingan dalam pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi para pelaku usaha di Desa Kalirejo.

NIB merupakan identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS. NIB ini seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) versi pengusaha yang wajib dimiliki oleh pelaku usaha baik kecil maupun menengah.

NIB ini bisa memudahkan pelaku usaha untuk mengajukan izin usaha dan komersial atau operasional sesuai dengan bidang usaha masing-masing.  Acara tersebut menghadirkan narasumber dari Disdagkop UKM Kabupaten Magelang yaitu Kassandra Diaz Sukma, A.Md.Ak.

Ia memaparkan terkait peran perempuan (sebagai seorang istri dan ibu) dalam peningkatan keterampilan terutama dalam berwirausaha, menjelaskan kesadaran tentang pentingnya berwirausaha dalam berkeluarga, memberikan edukasi terkait pentignya pembuatan NIB (Nomor Induk Berusaha) dan edukasi terkait bagaimana pengemasan produk yang menarik serta pembuatan konten sosial media agar pemasaran dapat dilakukan secara luas.

Antusias masyarakat desa cukup tinggi, karena banyak pelaku usaha yang ada di Desa Kalirejo mendatangi Balai Desa guna untuk melakukan pendaftaran NIB.

Salah satu anggota Tim PPK BEM FKIP, Della savitri mengatakan bahwa timnya mengumpulkan data-data pelaku UMKM, kemudian diinputkan ke Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS).

“Masyarakat cukup membawa berkas-berkas yang dibutuhkan seperti NIK (Nomor Induk Kependudukan), berikutnya kami membantu melakukan pendaftaran hak akses usaha mikro dan kecil, dilanjut pengisian dan registrasi akun NIB secara online,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nurvian Santri menambahkan bahwa kelebihan dari pembuatan NIB Online tidak membutuhkan waktu lama. “Waktu yang dibutuhkan tidak lebih dari satu jam. Setelah selesai, maka surat NIB akan keluar dan bisa langsung dicetak,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan mampu membentuk lapangan pekerjaan baru, menciptakan merk produk UMKM yang sudah ada dan terwujudnya keterampilan dalam membranding produk UMKM bagi para warga di desa Kalirejo khususnya kaum perempuan. (*/ysp)

Editor : Yosep

Berita Lainnya