Pemkab Cianjur Siapkan Tiga Titik Relokasi, Prioritas dari Desa Ini

zer gempa
Pengendara harus berhati-hati melintasi jalan yang porak-poranda akibat gempa di Kabupaten Cianjur. (Radar Bogor/ Hendi Novian)

CIANJUR-RADAR BOGOR, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menyiapkan tiga titik relokasi untuk korban bencana gempa bumi. Ketiganya dibagi dalam tiga lokasi dengan total 16,5 hektare.

Bupati Cianjur, Herman Suherman menyebbutkan ketiganya yang akan menjadi hunian baru bagi korban-korban terdampak bencana gempa M5,6 Cianjur.

Baca Juga: Update Gempa Cianjur: Korban Meninggal 323 Jiwa

“Untuk relokasi, pertama di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku seluas 2,5 hektare. Tadi berembuk dengan tim, alhamdulillah mendapatkan lagi dua lokasi,” tuturnya dalam live press conference, Senin (28/11).

Ia melanjutkan, dua titik relokasi lainnya itu berada di Kecamatan Mande seluas 4 hektare dan Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet seluas 10 hektare.

“Alhamdulillah yang di Kecamatan Cilahu tidak akan lama lagi tim action untuk perataan tanah. Mudah-mudahan dari Kementerian PUPR bisa dipercepat untuk pembangunan-pembangunannya,” tandasnya.

Warga yang akan menempati rumah-rumah di sana, kata Herman, bakal disurvei dan diverifikasi timnya. Pihaknya juga sedang menunggu kajian dari BMKG.

“Saya sednag menunggu dari kajian BMKG, tapi secara gamblang kemarin sudah mendapatkan informasi. Salah satunya (yang akan direlokasi) yaitu di Kecamatan Cugenang yang terjadi longsor, kedua di Desa Mangunkerta, dan ketiga Desa Sarampad, yang itu titiknya terjadinya bencana gempa (epicenter) yang kemarin terjadi,” paparnya.

Baca Juga: Sanitasi Pengungsian Buruk, Korban Gempa Cianjur Mulai Terserang Penyakit

Ia mengakui, tim verifikasi telah diterjunkan sejak kemarin. Sebanyak 3.500 sudah terverifikasi.

“Direncanakan 5-6 hari mudah-mudahan verifikasi bisa terselesaikan
sehingga akan keluar mana yang kategori rusak berat, sedang, ringan,” ucap Herman. (*/mam)

Editor: Imam Rahmanto

Berita Lainnya